
Pendaftaran PPDS Sp 1, Sp 2 dan PPDGS Unpad 2027 Sudah Dibuka
Bagi dokter, dokter gigi, maupun tenaga profesional kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis dan subspesialis di Universitas Padjadjaran, informasi mengenai Pendaftaran PPDS Sp 1, Sp 2 dan PPDGS Unpad 2027 menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan.
Universitas Padjadjaran melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) saat ini membuka penerimaan Program Spesialis dan Subspesialis Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027. Periode pendaftaran berlangsung mulai 14 Agustus sampai 28 Desember 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 29 Januari 2027.
Penerimaan tersebut mencakup berbagai program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), program subspesialis, serta Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).
Namun, calon peserta perlu memahami bahwa tidak semua program studi selalu membuka penerimaan pada setiap gelombang. Daftar program, daya tampung, persyaratan khusus, jadwal ujian, dan ketentuan seleksi dapat berbeda antara satu program studi dengan program studi lainnya.
Karena itu, sebelum mendaftar, calon peserta perlu memeriksa persyaratan umum sekaligus persyaratan khusus program studi yang dituju.
Apa Itu PPDS, Spesialis, Subspesialis dan PPDGS Unpad?
Program spesialis Unpad merupakan pendidikan lanjutan bagi lulusan profesi untuk memperoleh pendidikan keahlian pada bidang spesialis tertentu.
Sementara itu, program subspesialis diperuntukkan bagi dokter spesialis yang ingin melanjutkan pendidikan pada bidang keahlian yang lebih spesifik.
Adapun PPDGS merupakan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis yang diselenggarakan bagi dokter gigi yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan spesialis di bidang kedokteran gigi.
Pada Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027, Unpad mencantumkan program spesialis dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, dan Fakultas Farmasi, serta sejumlah program subspesialis dari Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi.
Program PPDS Sp 1 yang Dibuka Unpad
Untuk Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027, Unpad mencantumkan berbagai Program Pendidikan Dokter Spesialis dari Fakultas Kedokteran.
Beberapa di antaranya adalah:
- Anestesiologi dan Terapi Intensif
- Bedah
- Bedah Saraf
- Obstetri dan Ginekologi
- Psikiatri
- Kedokteran Forensik dan Medikolegal
- Kesehatan Anak
- Patologi Anatomi
- Patologi Klinik
- Penyakit Dalam
- Dermatologi, Venereologi dan Estetika
- Ilmu Kesehatan Mata
- Neurologi
- THT – Bedah Kepala dan Leher
- Radiologi
- Orthopaedi dan Traumatologi
- Kedokteran Nuklir
- Urologi
- Bedah Anak
- Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik
- Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
- Bedah Plastik
- Gizi Klinik
- Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Daya tampung setiap program berbeda. Misalnya, Obstetri dan Ginekologi tercantum memiliki daya tampung 20 peserta, Penyakit Dalam 18 peserta, Kesehatan Anak 16 peserta, Anestesiologi dan Terapi Intensif 15 peserta, sedangkan beberapa program lain memiliki daya tampung lebih kecil.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa calon peserta perlu memperhatikan daya tampung sekaligus tingkat persaingan pada program studi yang dipilih.
Program Sp 2 atau Subspesialis Unpad
Selain PPDS Sp 1, Unpad juga membuka sejumlah program Sp 2 atau subspesialis.
Pada Gelombang II 2026/2027, program subspesialis yang tercantum antara lain berasal dari:
- Obstetri dan Ginekologi
- Ilmu Kesehatan Anak
- Anestesiologi dan Terapi Intensif
- Penyakit Dalam
- Bedah
- Ilmu Kesehatan Mata
- Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik
- Patologi Klinik
- Dermatologi, Venereologi dan Estetika
Setiap bidang mempunyai konsentrasi atau peminatan masing-masing dengan daya tampung yang berbeda.
Karena subspesialis ditujukan bagi peserta yang telah mempunyai latar belakang spesialis, persyaratannya juga lebih spesifik dibandingkan PPDS Sp 1.
PPDGS Unpad 2027
Bagi dokter gigi yang mencari informasi PPDGS Unpad 2027, perlu memperhatikan daftar program yang benar-benar membuka penerimaan pada gelombang berjalan.
Dalam daftar resmi Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Kedokteran Gigi mencantumkan:
- Ilmu Penyakit Mulut — daya tampung 10
- Bedah Mulut dan Maksilofasial — tidak membuka pendaftaran
- Prostodonti — tidak membuka pendaftaran
- Ortodonti — tidak membuka pendaftaran
- Periodonti — tidak membuka pendaftaran
- Konservasi Gigi — tidak membuka pendaftaran
- Kesehatan Gigi Anak — tidak membuka pendaftaran
- Radiologi Kedokteran Gigi — tidak membuka pendaftaran
Dengan demikian, peserta yang ingin mendaftar PPDGS Unpad perlu memperhatikan status masing-masing program, karena tidak semua prodi PPDGS dibuka pada gelombang yang sama.
Unpad juga memberikan catatan khusus untuk PPDGS. Pendaftaran program spesialis Kedokteran Gigi dibuka mulai sesi 1, sedangkan proses penentuan kelulusan berupa ujian atau wawancara untuk peserta sesi 1 dan sesi 2 dilaksanakan secara bersamaan pada sesi 2. Setelah itu akan dilakukan evaluasi untuk menentukan apakah program studi yang belum memenuhi daya tampung akan dibuka kembali pada sesi 3.
Syarat Umum Pendaftaran PPDS dan Subspesialis Unpad
Persyaratan dasar untuk program spesialis dan subspesialis Unpad meliputi beberapa komponen penting.
Calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing. Untuk program spesialis, calon mahasiswa harus merupakan lulusan program profesi yang terakreditasi BAN-PT/LAM-PTKes. Sementara untuk program subspesialis, peserta harus merupakan lulusan program spesialis yang terakreditasi.
Selain latar belakang pendidikan, peserta juga harus mempersiapkan sertifikat kemampuan akademik dan bahasa Inggris.
Untuk TKA/TPA, Unpad menerima sertifikat dari Pusat Inovasi Psikologi Unpad atau penyelenggara resmi yang diakui seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, dan BAPPENAS. Persyaratan umum mencantumkan skor minimal 450, sedangkan untuk PPDS tercantum minimal 475. Pendaftar Spesialis Keperawatan Medikal Bedah tidak memiliki batas minimal skor TKA berdasarkan ketentuan yang tercantum.
Untuk kemampuan bahasa Inggris, persyaratan umum mencantumkan skor minimal 450 dan 475 untuk PPDS, menggunakan ELT/TKBI Unpad atau tes bahasa Inggris dari lembaga yang diakui Unpad. Sertifikat ELT/TKBI Unpad yang digunakan harus masih berlaku dan maksimal berusia dua tahun.
Apakah TKA Unpad Wajib untuk PPDS?
TKA atau TPA merupakan salah satu komponen penting dalam persyaratan seleksi Program Spesialis dan Subspesialis Unpad.
Untuk persyaratan umum, peserta diwajibkan memiliki sertifikat TKA dari PIP Unpad atau TPA dari institusi resmi yang diakui Unpad. Untuk PPDS, laman resmi mencantumkan minimal skor 475, kecuali ketentuan khusus program studi menetapkan persyaratan berbeda.
Ada pengecualian tertentu. Peserta yang memiliki publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi Q3 menurut SJR sebagai penulis pertama tidak diwajibkan memiliki dan mengunggah nilai TKA/TPA dan TKBI ketika mendaftar, sesuai catatan pada laman resmi SMUP.
Karena itu, calon peserta tetap perlu membaca ketentuan terbaru sebelum menentukan apakah harus mengikuti TKA.
Syarat ELT atau TKBI untuk PPDS Unpad
Selain TKA, calon peserta perlu memperhatikan ELT/TKBI Unpad.
Persyaratan umum program spesialis dan subspesialis mencantumkan kemampuan bahasa Inggris minimal 450, sedangkan PPDS minimal 475, kecuali program studi tertentu menetapkan ketentuan lain.
Unpad menerima beberapa jenis tes bahasa Inggris dari institusi yang telah ditentukan, antara lain ELT/TKBI Unpad, PLTI, Duolingo, IELTS dari British Council/IALF/IDP, serta TOEFL iBT dari International TOEFL.
Peserta sebaiknya menggunakan sertifikat dari lembaga yang secara jelas tercantum dalam ketentuan. Unpad mengingatkan bahwa sertifikat dari lembaga di luar daftar resmi dapat membutuhkan waktu verifikasi lebih lama dan berpotensi memengaruhi pemanggilan peserta ke tahap wawancara.
Persyaratan Khusus PPDS FK Unpad
Selain persyaratan umum, calon peserta PPDS harus memenuhi persyaratan khusus dari Fakultas Kedokteran.
Untuk PPDS FK Unpad, beberapa dokumen yang diwajibkan antara lain:
- Ijazah dan transkrip asli Sarjana Kedokteran
- Ijazah dan transkrip asli Profesi
- STR Dokter yang masih berlaku
- SIP Dokter Umum yang masih berlaku
- Surat keterangan telah menyelesaikan internship
- Bukti telah bekerja di institusi pelayanan kesehatan selama satu tahun sejak diterbitkannya SIP Dokter Umum
- Surat rekomendasi IDI setempat
- Mengikuti tes psikologi offline yang ditentukan Unpad
Persyaratan khusus tersebut masih dapat bertambah sesuai program studi yang dipilih.
Batas Usia PPDS Unpad
Batas usia juga menjadi hal yang sangat penting dalam seleksi PPDS.
Persyaratan umum Fakultas Kedokteran mencantumkan batas usia maksimal 35 tahun pada saat memulai pendidikan, kecuali program studi tertentu menetapkan ketentuan berbeda. IPK gabungan Sarjana Kedokteran dan Profesi juga secara umum minimal 2,75, kecuali terdapat ketentuan khusus prodi.
Namun, jangan langsung menggunakan angka 35 tahun sebagai aturan mutlak untuk semua program.
Beberapa program mempunyai ketentuan usia berbeda. Misalnya, Psikiatri mencantumkan batas usia 40 tahun, Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal 42 tahun, sementara beberapa program lainnya mempunyai persyaratan khusus masing-masing.
Oleh karena itu, calon peserta harus membaca persyaratan program studi secara spesifik.
Tes MMPI untuk PPDS dan Subspesialis Unpad
Salah satu persyaratan penting bagi peserta PPDS dan subspesialis adalah tes MMPI.
Laman resmi SMUP menyebutkan bahwa peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis dapat menjalani tes MMPI di RS Unpad Jatinangor atau RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.
Informasi yang tercantum pada laman SMUP menyebutkan biaya tes MMPI di RS Unpad sebesar Rp475.000 ditambah biaya administrasi Rp30.000.
Peserta perlu memastikan lokasi, jadwal, serta mekanisme pendaftaran tes MMPI sebelum melaksanakannya.
Persyaratan Khusus PPDGS Unpad
Persyaratan PPDGS memiliki ketentuan yang berbeda dengan PPDS.
Calon peserta harus memperhatikan dokumen akademik, STR, persyaratan psikologi, rekomendasi akademik, batas usia, serta dokumen khusus sesuai program studi.
Untuk beberapa program PPDGS, Unpad mencantumkan batas usia berbeda. Misalnya, program Bedah Mulut, Konservasi Gigi, dan Ilmu Kesehatan Gigi Anak mencantumkan batas usia maksimal 35 tahun. Ortodontik dan Ilmu Penyakit Mulut mencantumkan batas usia maksimal 40 tahun, sedangkan Radiologi Kedokteran Gigi, Prostodonti, dan Periodonti memiliki ketentuan usia yang berbeda sebagaimana tercantum pada persyaratan khusus FKG.
Peserta juga perlu memperhatikan dokumen seperti STR, surat rekomendasi akademik, bukti pembiayaan, serta persyaratan khusus program studi.
Biaya Pendaftaran PPDS Unpad
Salah satu pertanyaan yang paling banyak dicari calon peserta adalah berapa biaya pendaftaran PPDS Unpad?
Berdasarkan laman resmi SMUP, biaya pendaftaran untuk Program Spesialis adalah:
Rp1.250.000
Sedangkan biaya pendaftaran Program Subspesialis adalah:
Rp1.750.000
Pembayaran dilakukan melalui bank yang ditunjuk Unpad setelah peserta memperoleh nomor tagihan dari sistem pendaftaran online.
Biaya tersebut merupakan biaya pendaftaran/seleksi, bukan biaya pendidikan selama menjalani program.
Biaya Pendaftaran PPDGS Unpad
PPDGS termasuk dalam kelompok Program Spesialis. Oleh karena itu, peserta perlu memperhatikan ketentuan biaya pendaftaran yang berlaku untuk Program Spesialis.
Untuk informasi Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027, laman SMUP mencantumkan biaya pendaftaran Program Spesialis sebesar Rp1.250.000.
Peserta sebaiknya tetap memeriksa tagihan yang muncul di sistem Admission Unpad sebelum melakukan pembayaran.
Biaya Kuliah PPDS Unpad
Selain biaya pendaftaran, calon peserta tentu perlu memperhitungkan biaya pendidikan setelah diterima.
Biaya pendidikan PPDS berbeda-beda berdasarkan program studi.
Untuk Tahun Akademik 2026/2027, misalnya, BPP reguler beberapa program tercantum:
| Program | BPP per Semester | IPI |
|---|---|---|
| Bedah | Rp26.000.000 | Rp30.000.000 |
| Bedah Saraf | Rp26.000.000 | Rp30.000.000 |
| Obstetri dan Ginekologi | Rp26.000.000 | Rp30.000.000 |
| Ilmu Kesehatan Anak | Rp21.000.000 | Rp25.000.000 |
| Penyakit Dalam | Rp21.000.000 | Rp25.000.000 |
| Anestesiologi dan Terapi Intensif | Rp21.000.000 | Rp25.000.000 |
| Patologi Klinik | Rp17.000.000 | Rp22.500.000 |
| Radiologi | Rp17.000.000 | Rp22.500.000 |
| Psikiatri | Rp17.000.000 | Rp17.000.000 |
| Neurologi | Rp17.000.000 | Rp17.000.000 |
Angka tersebut merupakan biaya pendidikan Tahun Akademik 2026/2027 dan dapat berbeda untuk jalur atau skema pendidikan lainnya.
Biaya Kuliah PPDGS Unpad
Biaya pendidikan PPDGS juga berbeda berdasarkan program studi.
Dalam ketentuan biaya pendidikan Tahun Akademik 2026/2027, misalnya:
- Bedah Mulut dan Maksilofasial: BPP Rp30 juta per semester, IPI Rp30 juta
- Kesehatan Gigi Anak: BPP Rp30 juta, IPI Rp25 juta
- Prostodontik: BPP Rp27,5 juta, IPI Rp20 juta
- Ortodontik: BPP Rp30 juta, IPI Rp25 juta
- Periodontik: BPP Rp25,5 juta, IPI Rp25 juta
- Konservasi Gigi: BPP Rp30 juta, IPI Rp25 juta
- Penyakit Mulut: BPP Rp20 juta, IPI Rp13 juta
- Radiologi Kedokteran Gigi: BPP Rp20 juta, IPI Rp13 juta
Ketentuan tersebut merupakan biaya pendidikan yang dipublikasikan untuk Tahun Akademik 2026/2027.
Jadwal Pendaftaran PPDS Sp 1 dan Sp 2 Unpad 2027
Bagi calon peserta yang sedang mencari jadwal PPDS Unpad 2027, berikut jadwal resmi yang tercantum pada laman SMUP untuk Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 14 Agustus – 28 Desember 2026 |
| Ujian/Wawancara | Akan diinformasikan kemudian |
| Pengumuman | 29 Januari 2027 |
Jadwal tersebut merupakan jadwal resmi untuk Program Spesialis dan Subspesialis yang tercantum pada laman SMUP Unpad.
Jadwal ujian atau wawancara belum dicantumkan sebagai tanggal umum karena peserta yang lolos administrasi akan dihubungi oleh fakultas atau program studi melalui telepon, WhatsApp, atau email.
Karena itu, peserta harus memastikan nomor telepon, WhatsApp, dan email yang digunakan ketika mendaftar tetap aktif.
Jadwal PPDGS Unpad
Untuk PPDGS, terdapat mekanisme khusus terkait sesi seleksi.
Unpad menjelaskan bahwa pendaftaran program studi spesialis Kedokteran Gigi dibuka sejak sesi 1. Namun, ujian atau wawancara peserta sesi 1 dan sesi 2 dilakukan secara bersamaan pada sesi 2. Setelah pelaksanaan tersebut, Unpad akan melakukan evaluasi daya tampung untuk menentukan apakah pendaftaran dibuka kembali pada sesi 3.
Karena itu, calon peserta PPDGS harus memperhatikan sesi pendaftaran, bukan hanya tanggal penutupan keseluruhan gelombang.
Tahapan Seleksi PPDS dan PPDGS Unpad
Seleksi PPDS, subspesialis, dan PPDGS tidak hanya bergantung pada satu nilai tes.
Secara umum, tahapan dimulai dari:
1. Pendaftaran Online
Peserta membuat akun dan mengisi data melalui sistem Admission Unpad.
2. Verifikasi Administrasi
Panitia melakukan verifikasi terhadap data dan dokumen yang diunggah.
3. Seleksi Administrasi
Hanya peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dan dinyatakan eligible yang akan dipanggil ke tahap berikutnya.
4. Ujian dan Wawancara
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti ujian dan/atau wawancara sesuai ketentuan program studi.
5. Tes Akademik Program Studi
Beberapa program studi mempunyai tes akademik khusus.
6. Skill Test
Untuk program tertentu, peserta juga dapat mengikuti skill test apabila dipersyaratkan.
7. Pengumuman
Hasil akhir diumumkan sesuai jadwal SMUP.
Unpad menyebutkan bahwa kriteria penilaian mencakup kinerja akademik sebelumnya, nilai TKA dan kemampuan bahasa Inggris, motivasi serta potensi akademik dari Statement of Purpose dan wawancara, tes akademik program studi, serta skill test apabila diperlukan.
Cara Daftar PPDS, Sp 2 dan PPDGS Unpad
Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem Admission Unpad.
Peserta perlu memeriksa persyaratan umum dan khusus terlebih dahulu sebelum mengisi formulir.
Setelah login, peserta memilih menu pendaftaran SMUP Pascasarjana, kemudian mengisi data diri, memilih jenjang dan program studi, memasukkan data pendidikan, mengisi informasi TKA dan kemampuan bahasa Inggris, memasukkan data pekerjaan, serta mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Peserta juga harus mengisi Statement of Purpose yang menjelaskan profil, motivasi, perjalanan pendidikan, aktivitas terkini, serta minat akademik.
Setelah seluruh data lengkap, peserta mencetak nomor tagihan dan melakukan pembayaran. Setelah pembayaran selesai, kartu peserta ujian dapat dicetak atau disimpan melalui sistem Admission Unpad.
Persiapan TKA Unpad untuk PPDS
TKA menjadi salah satu komponen penting dalam seleksi PPDS Unpad.
Dengan persyaratan umum PPDS yang mencantumkan minimal skor 475, peserta sebaiknya tidak menganggap TKA sebagai formalitas.
Kemampuan mengerjakan soal dengan cepat dan akurat sangat penting karena peserta harus menghadapi tes dengan waktu terbatas.
Persiapan TKA sebaiknya dimulai dengan mengukur kemampuan awal, mempelajari karakter soal, mengidentifikasi kelemahan, kemudian melakukan latihan secara rutin.
Bagi calon peserta PPDS, persiapan TKA dapat dilakukan bersamaan dengan persiapan dokumen lainnya sehingga ketika pendaftaran dibuka, sertifikat sudah tersedia.
Kursus TKA Unpad untuk Persiapan PPDS dan PPDGS
Bagi calon peserta yang ingin mempersiapkan diri secara lebih terarah, Kelas Bahasa menyediakan kursus TKA Unpad untuk membantu peserta menghadapi tes kemampuan akademik.
Program persiapan dapat menjadi pilihan bagi peserta yang:
- Baru pertama kali mengikuti TKA
- Ingin meningkatkan skor TKA
- Membutuhkan latihan soal secara rutin
- Kesulitan mengatur waktu pengerjaan
- Ingin melakukan persiapan sebelum mendaftar PPDS
- Menargetkan skor yang lebih tinggi
Dengan belajar secara terstruktur, peserta dapat lebih mudah mengetahui bagian yang masih lemah dan menentukan prioritas latihan.
Kursus ELT/TKBI Unpad
Selain TKA, kemampuan bahasa Inggris juga perlu mendapat perhatian.
Calon peserta PPDS dan subspesialis harus memperhatikan ketentuan skor bahasa Inggris karena persyaratan umum mencantumkan batas skor tertentu dan beberapa program studi mempunyai ketentuan tambahan.
Kelas Bahasa juga menyediakan kursus ELT/TKBI Unpad untuk membantu peserta mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris sebelum mengikuti tes.
Persiapan dapat diarahkan pada pemahaman pola soal, peningkatan kosakata, kemampuan membaca, struktur bahasa, listening, serta strategi menjawab soal secara efektif sesuai kebutuhan tes.
Paket Soal TKA dan ELT/TKBI Unpad
Selain mengikuti kursus, peserta dapat memanfaatkan paket soal TKA dan ELT/TKBI Unpad untuk latihan mandiri.
Latihan soal sangat penting karena peserta tidak cukup hanya memahami teori. Peserta juga harus terbiasa dengan tipe pertanyaan, tingkat kesulitan, tekanan waktu, serta strategi memilih jawaban.
Gunakan paket soal secara bertahap.
Mulai dengan latihan berdasarkan materi, kemudian lanjutkan dengan latihan campuran dan simulasi penuh.
Setiap kesalahan sebaiknya dicatat sehingga peserta dapat mengetahui pola kesalahan yang berulang. info kursus selengkapnya
Try Out TKA dan ELT/TKBI Unpad
Untuk mengetahui kesiapan sebelum mengikuti tes sebenarnya, Try Out TKA dan ELT/TKBI Unpad juga dapat menjadi bagian dari strategi persiapan.
Try Out dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan awal sekaligus mengukur perkembangan setelah mengikuti latihan.
Beberapa manfaat Try Out antara lain:
- Mengukur kesiapan menghadapi tes
- Melatih pengerjaan soal dengan batas waktu
- Mengetahui materi yang masih lemah
- Melatih konsentrasi
- Membiasakan diri dengan simulasi ujian
- Mengevaluasi strategi pengerjaan
- Membandingkan perkembangan skor dari waktu ke waktu
Bagi calon peserta PPDS, latihan Try Out sebaiknya tidak hanya dilakukan sekali.
Semakin sering melakukan simulasi, semakin mudah peserta mengetahui strategi pengerjaan yang paling sesuai. klik disini
Strategi Persiapan Masuk PPDS Unpad
Persaingan masuk program spesialis tentu membutuhkan persiapan yang matang. Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya berfokus pada pendaftaran.
Pertama, tentukan program studi yang menjadi target.
Kedua, baca persyaratan khusus program studi tersebut. Jangan hanya mengandalkan persyaratan umum karena setiap prodi dapat meminta dokumen, skor, pengalaman, atau tes tambahan.
Ketiga, siapkan TKA dan ELT/TKBI sejak awal.
Keempat, lengkapi dokumen seperti ijazah, transkrip, STR, SIP, surat rekomendasi, dan dokumen pengalaman kerja.
Kelima, persiapkan MMPI dan tes psikologi jika diwajibkan.
Keenam, lakukan latihan soal dan Try Out secara rutin.
Ketujuh, persiapkan wawancara dan Statement of Purpose dengan serius.
Untuk PPDS, persyaratan khusus dapat sangat detail. Misalnya, program tertentu mencantumkan sertifikat ATLS/ACLS, pengalaman klinis, pemeriksaan laboratorium, MMPI, atau persyaratan kesehatan tertentu.
Jangan Menunggu Pendaftaran Ditutup untuk Mulai Belajar
Kesalahan yang sering terjadi adalah peserta baru mulai mempersiapkan TKA dan ELT/TKBI ketika seluruh dokumen pendaftaran sudah hampir lengkap.
Padahal, jika hasil tes pertama belum mencapai target, peserta membutuhkan waktu untuk memperbaikinya.
Karena itu, bagi calon peserta yang menargetkan PPDS Unpad 2027, Sp 2 Unpad, maupun PPDGS Unpad, persiapan sebaiknya dimulai sedini mungkin.
Idealnya, sebelum masuk tahap pendaftaran peserta sudah memiliki:
- Sertifikat TKA/TPA
- Sertifikat ELT/TKBI
- Dokumen pendidikan
- STR dan SIP sesuai ketentuan
- Dokumen pengalaman kerja
- Surat rekomendasi
- Statement of Purpose
- Hasil MMPI jika diwajibkan
- Dokumen khusus program studi
- Persiapan wawancara
Dengan begitu, masa pendaftaran dapat digunakan untuk melakukan finalisasi dokumen, bukan baru memulai persiapan dari awal.
Kesimpulan
Pendaftaran PPDS Sp 1, Sp 2 dan PPDGS Unpad 2027 yang saat ini dapat diikuti merupakan bagian dari SMUP Program Spesialis dan Subspesialis Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran berlangsung 14 Agustus–28 Desember 2026, sedangkan pengumuman dijadwalkan pada 29 Januari 2027. Jadwal ujian dan wawancara akan diinformasikan lebih lanjut kepada peserta yang lolos administrasi.
Untuk PPDS, Unpad membuka berbagai program spesialis dengan daya tampung yang berbeda-beda. Sementara untuk subspesialis, tersedia berbagai peminatan yang diperuntukkan bagi peserta dengan latar belakang spesialis.
Untuk PPDGS, peserta harus memperhatikan program studi yang benar-benar membuka pendaftaran pada gelombang berjalan. Pada daftar Gelombang II 2026/2027 saat ini, Ilmu Penyakit Mulut membuka pendaftaran dengan daya tampung 10, sedangkan sejumlah program PPDGS lainnya tercantum tidak membuka pendaftaran.
Biaya pendaftaran yang tercantum adalah Rp1.250.000 untuk Program Spesialis dan Rp1.750.000 untuk Program Subspesialis. Biaya tersebut belum termasuk biaya pendidikan, tes MMPI, maupun kebutuhan seleksi lain yang mungkin dipersyaratkan program studi.
Bagi calon peserta, persiapan TKA dan ELT/TKBI Unpad tidak sebaiknya dilakukan mendekati batas pendaftaran. Keduanya merupakan bagian penting dari persyaratan dan penilaian seleksi, dengan ketentuan skor yang dapat berbeda antara persyaratan umum dan program studi tertentu.
Kelas Bahasa menyediakan kursus TKA Unpad, kursus ELT/TKBI Unpad, paket soal, dan Try Out untuk membantu calon peserta mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi. Dengan latihan terarah, peserta dapat mengukur kemampuan, memperbaiki kelemahan, dan membangun strategi pengerjaan sebelum mengikuti tes sebenarnya.
Jika target Anda adalah PPDS, Sp 2, atau PPDGS Unpad, jangan hanya mempersiapkan pendaftaran. Persiapkan juga skor TKA, kemampuan bahasa Inggris, dokumen akademik, persyaratan khusus program studi, serta kesiapan menghadapi ujian dan wawancara sejak jauh-jauh hari.
