Pendaftaran Magister, Doktor, PPDGS, Profesi dan PPDS Unhas: Syarat dan Tes Seleksi

Pendaftaran Magister, Doktor, PPDGS, Profesi dan PPDS Unhas menjadi informasi penting bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sarjana maupun profesi.

Universitas Hasanuddin membuka penerimaan mahasiswa baru untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Magister (S2), Doktor (S3), Profesi, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), hingga Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).

Masing-masing jenjang memiliki persyaratan dan tahapan seleksi yang berbeda. Karena itu, calon peserta perlu memahami ketentuan program yang dituju sebelum melakukan pendaftaran.

Selain menyiapkan dokumen akademik, sebagian calon peserta juga perlu mempersiapkan Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Indonesia, dan English Proficiency Test (EPT) Unhas.

Pendaftaran Pascasarjana dan Profesi Unhas

Universitas Hasanuddin menyediakan jalur penerimaan untuk beberapa jenjang pendidikan lanjutan melalui portal penerimaan mahasiswa baru.

Laman resmi Direktorat Akademik dan Kemahasiswaan Unhas saat ini menyediakan informasi tata cara pendaftaran untuk jenjang Master (S2), Doktor (S3), Profesi, dan Spesialis. Pendaftaran dilakukan melalui portal PMB Unhas dan program studi yang tersedia dapat dilihat pada sistem pendaftaran.

Untuk semester awal tahun akademik 2026/2027, kalender akademik Unhas mencatat penerimaan mahasiswa baru jenjang Profesi, Magister, Doktor, dan Spesialis sebagai bagian dari agenda penerimaan mahasiswa baru.

Karena jadwal penerimaan dapat berbeda setiap periode, calon peserta perlu melihat periode pendaftaran yang sedang dibuka sebelum melakukan pembayaran.

Pendaftaran Magister S2 Unhas

Program Magister atau S2 menjadi salah satu jenjang pendidikan pascasarjana yang dibuka Universitas Hasanuddin.

Pilihan program studi yang tersedia dapat berubah sesuai periode penerimaan. Karena itu, calon mahasiswa perlu melihat daftar program studi pada portal resmi PMB ketika pendaftaran dibuka.

Secara umum, calon mahasiswa S2 perlu menyiapkan dokumen pendidikan sebelumnya dan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan program studi.

Dokumen dan ketentuan yang berlaku dapat berbeda antara satu program studi dengan program studi lainnya. Oleh karena itu, informasi pada portal PMB harus menjadi acuan ketika calon mahasiswa akan mendaftar.

Bagaimana cara daftar S2 Unhas?

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi PMB Unhas. Calon peserta perlu memilih jalur dan program studi yang tersedia, mengisi data diri, mengunggah dokumen, serta mengikuti proses verifikasi dan seleksi sesuai jadwal.

Portal pendaftaran yang digunakan Unhas adalah:

Portal PMB Universitas Hasanuddin

Pendaftaran Doktor S3 Unhas

Bagi lulusan Magister yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor, Unhas juga membuka penerimaan mahasiswa baru S3.

Dalam prosedur resmi PMB Doktor Unhas, calon mahasiswa program doktor harus memiliki ijazah Magister atau sederajat dari program studi atau perguruan tinggi yang terakreditasi. Surat Keterangan Lulus dapat digunakan dalam kondisi tertentu, tetapi ijazah asli harus diserahkan sebelum batas akhir registrasi ulang.

Calon peserta juga tidak boleh pernah dinyatakan Drop Out dari Universitas Hasanuddin pada strata pendidikan yang sama.

Tes seleksi S3 Unhas

Prosedur resmi S3 Unhas mencantumkan tiga komponen utama dalam ujian, yaitu:

  • Tes Potensi Akademik atau TPA
  • English Proficiency Test atau EPT
  • Wawancara

Pelaksanaan ujian dilakukan secara online sesuai ketentuan yang tercantum pada kartu ujian peserta.

Khusus jalur Thematic Research Group (TRG), Unhas juga menyediakan ketentuan tersendiri mengenai alur dan informasi penelitian yang perlu diperhatikan calon peserta.

Pendaftaran PPDS Sp-1 Unhas

Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Sp-1 merupakan salah satu jenjang yang memiliki proses seleksi lebih kompleks.

Pada laman resmi Unhas, persyaratan administrasi PPDS antara lain mencakup:

  • surat permohonan kepada Dekan Fakultas Kedokteran Unhas
  • formulir pendaftaran dari portal PMB
  • ijazah pendidikan akademik dan profesi
  • transkrip nilai
  • surat keterangan UKMPPD pertama
  • daftar riwayat hidup
  • kartu BPJS
  • STR yang masih berlaku
  • surat keterangan selesai internship bagi yang menjalani internship
  • surat keterangan aktif bekerja
  • dokumen kepegawaian bagi PNS atau pegawai daerah
  • sertifikat akreditasi institusi pendidikan
  • rekomendasi sesuai ketentuan
  • pas foto
  • surat pernyataan tidak sedang mengikuti pendidikan formal lain
  • surat izin melanjutkan pendidikan dari suami/istri/orang tua.

Untuk persyaratan umum, laman PPDS Unhas mencantumkan IPK Profesi minimal 3,00 serta masa pendidikan profesi kurang dari 9 tahun. Batas usia dan persyaratan khusus selanjutnya dapat berbeda berdasarkan program studi yang dipilih.

Jalur afirmasi PPDS Unhas

Unhas juga memiliki jalur afirmasi PPDS dengan ketentuan tersendiri.

Pada jalur ini, antara lain terdapat persyaratan mengenai ikatan kerja dengan pemerintah daerah, surat pernyataan untuk kembali mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan, serta sumber pembiayaan dari pemerintah daerah.

Karena persyaratan PPDS dapat berbeda menurut program studi dan jalur penerimaan, calon peserta sebaiknya membaca ketentuan terbaru sebelum mendaftar.

Pendaftaran PPDGS Unhas

Selain PPDS untuk dokter, Universitas Hasanuddin juga memiliki Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).

Laman resmi Unhas mencantumkan sejumlah persyaratan administrasi PPDGS, antara lain ijazah Sarjana Kedokteran Gigi dan Dokter Gigi, bukti lulus uji kompetensi, STR dari KKI, akreditasi program studi dan universitas, rekomendasi dokter gigi spesialis, surat izin atasan, serta pemeriksaan kesehatan di RSPTN Universitas Hasanuddin.

Biaya pendaftaran PPDGS yang tercantum pada laman resmi adalah Rp1.200.000. Laman tersebut juga menampilkan biaya UKT dan IPI yang berbeda sesuai program studi.

Tes PPDGS Unhas

Dalam SOP penerimaan PPDS dan PPDGS Unhas, komponen seleksi tingkat universitas mencakup:

  • Tes Bahasa Indonesia
  • English Proficiency Test atau EPT
  • Tes Potensi Akademik

Selain itu terdapat komponen seleksi fakultas dan program studi, seperti MMPI, wawancara, tes bidang keilmuan, serta tes keterampilan klinik atau praktik sesuai ketentuan.

Artinya, calon peserta PPDGS tidak cukup hanya menyiapkan kemampuan bidang kedokteran gigi. Persiapan tes umum juga perlu diperhatikan.

Pendaftaran Program Profesi Unhas

Selain program pascasarjana dan spesialis, Unhas membuka berbagai program profesi.

Materi yang Anda lampirkan untuk Semester Awal 2026/2027 mencantumkan beberapa program profesi, antara lain:

  • Pendidikan Profesi Insinyur
  • Profesi Akuntan
  • Pendidikan Profesi Arsitek
  • Profesi Apoteker
  • Profesi Fisikawan Medik.

Masing-masing memiliki persyaratan yang berbeda.

Profesi Insinyur

Pada jalur reguler, calon peserta dapat berasal dari lulusan S1 atau D4 bidang keteknikan maupun bidang sains tertentu sesuai ketentuan program.

Materi yang Anda lampirkan mencantumkan pengalaman kerja minimal 0 tahun bagi Sarjana/Sarjana Terapan dan 5 tahun bagi Sarjana Pendidikan bidang Teknik dan Ilmu Sains. Biaya pendaftaran tercantum sebesar Rp750.000, sedangkan SPP/UKT sebesar Rp9.000.000 per semester.

Profesi Akuntan

Untuk Profesi Akuntan, materi penerimaan yang Anda lampirkan mensyaratkan lulusan S1 Jurusan Akuntansi dari perguruan tinggi atau program studi terakreditasi dan memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun.

Pada periode tersebut, biaya pendaftaran tercantum Rp700.000, dengan SPP/UKT Rp7.500.000 per semester dan biaya pengembangan Rp1.500.000 satu kali pada semester pertama.

Profesi Arsitek

Calon peserta Profesi Arsitek diwajibkan merupakan lulusan S1 Arsitektur, memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS, serta menyiapkan portofolio tugas akhir untuk diperlihatkan saat wawancara.

Materi penerimaan yang sama mencantumkan biaya UKT sebesar Rp9.000.000 per semester.

Profesi Apoteker

Untuk Profesi Apoteker, persyaratan yang tercantum antara lain ijazah Sarjana Farmasi, transkrip dengan IPK minimal 2,75, akreditasi program studi dan institusi asal, serta batas usia maksimal 35 tahun pada saat mulai studi.

Peserta juga diwajibkan memiliki nilai TOEFL minimal 450. Peserta yang telah dinyatakan lulus tetapi belum mencapai nilai tersebut diberikan kesempatan mengikuti kursus dan diwajibkan memperoleh nilai minimal 450 sebelum mengikuti ujian sidang apoteker.

Profesi Fisikawan Medik

Program Profesi Fisikawan Medik memiliki persyaratan khusus terkait latar belakang pendidikan.

Calon peserta dapat berasal dari S1 Fisika dengan peminatan Fisika Medis, S1 Teknik Nuklir dengan peminatan Fisika Medis, atau S2 Fisika Medis/Fisika dengan peminatan Fisika Medis dengan latar belakang S1 Fisika atau Teknik Nuklir.

Biaya pendaftaran yang tercantum adalah Rp750.000, sedangkan UKT sebesar Rp20.000.000 per semester.

TPA, Tes Bahasa Indonesia dan EPT Unhas

Bagi calon mahasiswa yang sedang mempersiapkan seleksi Unhas, tiga jenis tes yang perlu mendapat perhatian adalah TPA, Tes Bahasa Indonesia, dan EPT.

Namun, ketiganya tidak otomatis menjadi persyaratan untuk seluruh program profesi atau seluruh program studi. Materi ujian harus dilihat berdasarkan jenjang, jalur, dan program studi yang dipilih.

Untuk PPDS dan PPDGS, ketiganya tercantum sebagai komponen penilaian tingkat universitas. Dalam SOP Unhas, bobot penilaian penerimaan PPDS/PPDGS terdiri atas 25 persen tingkat universitas, 35 persen tingkat fakultas, dan 40 persen tingkat program studi. Komponen tingkat universitas terdiri dari Tes Bahasa Indonesia, EPT, dan TPA.

Sementara untuk S3, prosedur resmi yang saat ini tersedia mencantumkan TPA, EPT, dan wawancara sebagai materi ujian.

Apa yang Diujikan dalam TPA?

TPA digunakan untuk mengukur kemampuan akademik dan penalaran peserta.

Dalam persiapan, calon peserta dapat berlatih beberapa kemampuan seperti:

  • kemampuan verbal
  • kosakata
  • hubungan kata
  • analogi
  • kemampuan numerik
  • deret angka
  • logika
  • penalaran analitis
  • pemecahan masalah
  • pemahaman informasi.

Karena tes dilakukan dalam waktu terbatas, latihan sebaiknya tidak hanya berfokus pada mencari jawaban benar. Kecepatan dan ketelitian juga perlu dibangun melalui simulasi.

Tes Bahasa Indonesia Unhas

Tes Bahasa Indonesia menjadi salah satu komponen seleksi tingkat universitas dalam penerimaan PPDS/PPDGS Unhas.

Materi latihan dapat diarahkan pada kemampuan memahami bacaan, kosakata, penggunaan kata, struktur kalimat, ejaan, dan kemampuan menangkap informasi dari teks.

Calon peserta yang belum terbiasa menghadapi soal Bahasa Indonesia dengan format ujian sebaiknya mulai berlatih secara berkala.

EPT TOEFL Unhas

English Proficiency Test atau EPT Unhas diselenggarakan oleh UPT Layanan Bahasa Universitas Hasanuddin.

Informasi resmi UPT Layanan Bahasa menunjukkan bahwa EPT mengukur kemampuan bahasa Inggris, termasuk reading, listening, dan structure.

Untuk 2026, UPT Layanan Bahasa menjadwalkan EPT secara berkala, termasuk beberapa jadwal pada Oktober, November, dan Desember 2026. Hasil skor EPT dapat dilihat melalui regmhs.unhas.ac.id setelah lima hari kerja dari tanggal tes. Pelaksanaan tes juga bergantung pada jumlah peserta, yaitu minimal 20 dan maksimal 25 peserta per kelas.

Hal ini penting bagi calon peserta yang membutuhkan sertifikat atau skor EPT untuk kepentingan seleksi maupun akademik.

Persiapan EPT Unhas Jangan Hanya Belajar Grammar

Banyak peserta mengira persiapan EPT cukup dengan menghafalkan rumus grammar.

Padahal, informasi resmi UPT Layanan Bahasa Unhas menunjukkan bahwa EPT mencakup reading, listening, dan structure.

Karena itu, persiapan sebaiknya mencakup:

  • grammar dan structure
  • vocabulary
  • reading comprehension
  • listening
  • memahami informasi tersirat dalam bacaan
  • latihan mengerjakan soal dengan waktu terbatas.

Latihan yang teratur akan membantu peserta mengetahui bagian mana yang masih menjadi kendala sebelum mengikuti tes sebenarnya.

Kelas TPA, Bahasa Indonesia dan EPT Unhas di Kelas Bahasa

Bagi calon mahasiswa yang sedang menargetkan S2, S3, PPDS, PPDGS, atau program profesi Unhas, persiapan tes dapat dilakukan sejak sebelum jadwal seleksi diumumkan.

Kelas Bahasa menyediakan materi latihan dan Try Out TPA, Tes Bahasa Indonesia, serta EPT TOEFL Unhas untuk membantu peserta membiasakan diri menghadapi soal dengan batas waktu.

Untuk TPA, latihan dapat difokuskan pada verbal, numerik, logika, dan penalaran. Sementara untuk Tes Bahasa Indonesia, peserta dapat memperkuat kemampuan memahami bacaan dan penggunaan bahasa. Untuk EPT, latihan diarahkan pada grammar, vocabulary, reading, dan listening.

Dengan latihan lebih awal, peserta dapat mengetahui kemampuan awal dan memiliki waktu untuk memperbaiki bagian yang masih lemah.

Kalau Anda sedang mempersiapkan pendaftaran S2, S3, PPDS, PPDGS, atau profesi Unhas, mulai latihan dari sekarang agar tidak baru belajar ketika jadwal ujian sudah dekat.

FAQ Pendaftaran S2, S3, PPDS, PPDGS dan Profesi Unhas

Bagaimana cara daftar Magister Unhas?

Pendaftaran dilakukan melalui portal PMB Universitas Hasanuddin. Calon peserta memilih jenjang, jalur, dan program studi yang tersedia pada periode penerimaan.

Apa syarat utama pendaftaran S3 Unhas?

Calon mahasiswa S3 harus memiliki ijazah Magister atau sederajat dari program studi atau perguruan tinggi yang terakreditasi. Prosedur S3 Unhas juga mencantumkan TPA, EPT, dan wawancara sebagai materi ujian.

Apa saja tes PPDS Unhas?

Sesuai SOP PPDS/PPDGS Unhas, seleksi mencakup TPA, Tes Bahasa Indonesia, EPT, MMPI, tes bidang keilmuan, tes keterampilan klinik/praktik, dan wawancara sesuai tahapan seleksi.

Apakah PPDGS Unhas menggunakan TPA dan EPT?

Ya. SOP penerimaan PPDS/PPDGS Unhas mencantumkan TPA, Tes Bahasa Indonesia, dan EPT sebagai komponen penilaian tingkat universitas.

Apakah semua program profesi Unhas wajib mengikuti TPA dan EPT?

Tidak dapat disamaratakan. Persyaratan dan materi seleksi berbeda berdasarkan program profesi. Calon peserta harus melihat ketentuan program yang dipilih.

Di mana mengikuti EPT Unhas?

EPT diselenggarakan oleh UPT Layanan Bahasa Universitas Hasanuddin. Jadwal tes tersedia secara berkala dan diperbarui pada laman resmi UPT Layanan Bahasa.

Berapa lama hasil EPT Unhas keluar?

Informasi resmi UPT Layanan Bahasa menyebut skor EPT dapat dilihat melalui regmhs.unhas.ac.id setelah lima hari kerja dari tanggal tes.

Apakah jadwal pendaftaran Unhas tahun 2026 masih berlaku?

Jadwal penerimaan untuk Semester Awal 2026/2027 yang tercantum dalam materi sumber merupakan jadwal periode sebelumnya. Karena saat ini sudah September 2026, calon peserta perlu mengecek periode penerimaan berikutnya melalui portal resmi PMB Unhas dan laman masing-masing program studi.

Kesimpulan

Universitas Hasanuddin membuka kesempatan melanjutkan pendidikan pada berbagai jenjang, mulai dari Magister (S2), Doktor (S3), Profesi, PPDS, hingga PPDGS. Setiap jenjang memiliki persyaratan dan pola seleksi yang berbeda sehingga calon peserta perlu membaca ketentuan program studi yang dituju.

Untuk PPDS dan PPDGS, TPA, Tes Bahasa Indonesia, dan EPT merupakan bagian dari komponen penilaian tingkat universitas. Sementara pada prosedur S3 yang tersedia saat ini, materi ujian mencakup TPA, EPT, dan wawancara.

Di sisi lain, beberapa program profesi memiliki persyaratan bahasa Inggris tersendiri. Misalnya, materi penerimaan Profesi Apoteker yang Anda lampirkan mencantumkan TOEFL minimal 450.

Karena jadwal dan persyaratan dapat berubah setiap periode, informasi terbaru sebaiknya selalu dicek melalui portal PMB dan laman resmi program studi Unhas.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mempersiapkan TPA, Tes Bahasa Indonesia, dan EPT TOEFL Unhas, Kelas Bahasa menyediakan latihan dan Try Out yang dapat digunakan untuk membangun kemampuan sekaligus mengukur kesiapan sebelum mengikuti tes.

Mulai persiapan lebih awal dan hadapi seleksi Unhas dengan latihan yang lebih terarah bersama Kelas Bahasa.

Sumber