
Soal skolastik LPDP 2026 merupakan bagian penting dalam persiapan tes beasiswa LPDP. Salah satu materi yang sering muncul adalah penalaran silogisme, yang menguji kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan premis yang diberikan.
Apa Itu Penalaran Silogisme dalam Tes Bakat Skolastik LPDP?
Penalaran silogisme adalah kemampuan untuk menarik kesimpulan logis berdasarkan dua atau lebih pernyataan (premis).
Dalam Tes Bakat Skolastik (TBS) LPDP, soal silogisme biasanya berbentuk:
- Premis 1
- Premis 2
- Kesimpulan → Benar / Salah / Tidak dapat disimpulkan
Contoh sederhana:
Premis 1: Semua mahasiswa rajin belajar
Premis 2: Andi adalah mahasiswa
Kesimpulan: Andi rajin belajar
👉 Kesimpulan: Benar
Jenis Pola Silogisme yang Sering Muncul
1. Semua – Semua (Universal)
Contoh:
Semua A adalah B
Semua B adalah C
→ Semua A adalah C
2. Sebagian – Sebagian
Contoh:
Sebagian A adalah B
Sebagian B adalah C
→ Belum tentu A adalah C
3. Negatif (Tidak Ada)
Contoh:
Tidak ada A yang B
→ Hubungan saling terpisah
4. Kombinasi
Contoh:
- Semua A adalah B
- Sebagian B adalah C
→ Kesimpulan harus hati-hati
Tips dan Trik Mengerjakan Soal Silogisme LPDP
1. Jangan Gunakan Asumsi Tambahan
Hanya gunakan informasi dari soal.
2. Pahami Kata Kunci
- Semua → mutlak
- Sebagian → tidak pasti
- Tidak ada → nol hubungan
3. Gunakan Diagram (Jika Perlu)
Bayangkan seperti lingkaran (diagram Venn).
4. Hati-Hati dengan Kesimpulan Berlebihan
LPDP sering menjebak dengan kesimpulan yang “terlihat benar”.
5. Gunakan Eliminasi
Jika ragu:
- Buang yang jelas salah
- Pilih yang paling logis
6. Fokus pada Kepastian Logika
Jawaban harus pasti benar, bukan “mungkin benar”.
Contoh Soal & Pembahasan
1. Pembalap harus lulus uji ketahanan fisik. Sebagian besar pembalap sedang menderita sakit flu.
A. Pembalap yang lulus uji ketahanan fisik adalah pembalap yang sakit flu.
B. Hanya sebagian saja pembalap yang lulus uji ketahanan fisik.
C. Ada pembakap yang lulus uji ketahanan fisik, tetapi sakit flu.
D. Tidak ada pembalap yang sakit flu yang dapat lulus uji ketahanan fisik.
E. Jawaban A, B, C, dan D salah.
Jawaban: D
Pembahasan:
Pembalap harus lulus uji ketahanan fisik sedangkan sebagian besar pembalap sedang menderita sakit flu maka tidak ada pembalap yang sakit flu uang dapat lulus uji ketahanan fisik.
2. Dalam persidangan, seorang tersangka dapat divonis bebas, penjara, denda, ataupun, lainnya, maka…
A. Untuk kasus kriminal haruslah dihukum penjara.
B. Seorang tersangka tidak mungkin dapat lolos dari hukuman pengadilan.
C. Pengadilan adalah satu-satunya tempat pemutus perkara.
D. Suatu vonis yang jatuhkan di pengadilan harus sesuai dengan perkaranya.
E. Jawaban A, B, C, dan D benar.
Jawaban: D
Pembahasan:
Kesimpulan yang tepat adalah suatu vonis yang dijatuhkan di pengadilan harus sesuai dengan perkaranya.
3. Kita membutuhkan energi setiap kali berolahraga. Catur adalah olahraga berpikir.
A. Catur membutuhkan energi
B. Catur tidak membutuhkan energi
C. Energi yang perlu
D. Olahraga berpikir tidak membutuhkan energi
E. Energi perlu untuk olahraga
Jawaban: A
Pembahasan: Catur adalah olahraga. Catur adalah olahraga yang membutuhkan energi.
Mengapa Latihan Penalaran Silogisme Penting dalam Tes Skolastik LPDP?
Materi Penalaran Silogismn sering muncul dalam bagian penalaran kuantitatif Tes Bakat Skolastik. Soal jenis ini dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam:
- menganalisis informasi secara logis
- mengevaluasi kecukupan data
- mengambil keputusan berdasarkan informasi terbatas
Selain itu, peserta juga dilatih untuk tidak langsung menghitung, tetapi terlebih dahulu menilai apakah informasi yang tersedia sudah cukup.
Oleh karena itu, latihan soal secara rutin sangat membantu meningkatkan kecepatan berpikir dan akurasi saat menghadapi tes sebenarnya.
Persiapan Tes Skolastik LPDP Lebih Optimal
Jika Anda sedang mempersiapkan diri menghadapi Tes Bakat Skolastik LPDP, latihan soal seperti di atas sangat penting. Namun demikian, latihan yang konsisten juga harus dilengkapi dengan strategi pengerjaan soal, pemahaman pola soal, serta manajemen waktu.
Selain itu, banyak peserta berhasil meningkatkan skor mereka setelah mengikuti kelas persiapan TPA Bappenas dan TBS LPDP karena materi latihan biasanya lebih terstruktur dan sesuai dengan pola soal terbaru.
- Semua → mutlak (100%)
- Sebagian → tidak pasti (bisa kecil atau besar)
- Menambahkan asumsi
- Menganggap “sebagian” sebagai “semua”
- Terjebak logika sehari-hari
- Identifikasi kata kunci
- Gunakan pola dasar
- Hindari overthinking
- Latihan rutin
- Pelajari pola logika
- Evaluasi kesalahan
- Afirmasi Daerah 3T: 105
- Putra-Putri Papua: 95
- Jalur Reguler: 165
- Dokter Spesialis & Subspesialis: 165
- Jalur Targeted (PNS, TNI, POLRI): 160
- Jalur Parsial / Kewirausahaan: 150
- Pendidikan Kader Ulama: 150
- Afirmasi Prasejahtera: 115
Daftar Kursus Tes Bakat Skolastik LPDP 2026 Sekarang
Jika Anda ingin: Lulus Skolastik diatas 170? dan Lanjut ke tahapan substansi dan wawancara.
Saatnya mempersiapkan diri secara serius.
Hubungi tim Kelas Bahasa untuk informasi jadwal dan pendaftaran program TBS LPDP 2026.
Note untuk bukti kelulusan ujian (bukan testimoni) Beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pendidikan Indonesia, SIMAK UI Pascasarjana, PPDS & Doktoral , UUO TPA Bappenas, SMUP UNPAD, UM UGM (PAPs & AcEPT UGM), PPDS ULM Banjarmasin, PPDS Unand, PPDS UB Malang, PMB ITB, TBS Beasiswa LPDP RI, Beasiswa Kementerian Bappenas, PPMB PPDS FK Unair dan seluruh program PPDS PTN lainnya bisa dicek dibawah ini


