
Halo sobat Kelas Bahasa di seluruh Indonesia! Pada artikel ini, mimin akan membagikan latihan soal Tes Bakat Skolastik (TBS) LPDP 2026 yang fokus pada materi data kecukupan (data sufficiency) dalam kemampuan penalaran kuantitatif. Materi ini sering muncul dalam seleksi beasiswa dan tes akademik karena digunakan untuk mengukur kemampuan analisis, logika, serta pemahaman informasi numerik peserta.
Selain itu, latihan soal sangat dianjurkan sebelum mengikuti Tes Bakat Skolastik LPDP, karena pola soal biasanya menuntut peserta untuk menentukan apakah informasi yang diberikan cukup untuk menjawab pertanyaan. Oleh karena itu, dengan memahami konsep data kecukupan sejak awal, peluang untuk memperoleh skor tinggi dapat meningkat secara signifikan.
Tanpa berlama-lama, mari kita mulai latihan soal berikut ini.
Petunjuk Mengerjakan Soal Data Kecukupan
Setiap pertanyaan diikuti oleh dua pernyataan (I dan II). Tugas Anda adalah menentukan apakah informasi dalam pernyataan tersebut cukup untuk menjawab pertanyaan utama.
Gunakan pilihan jawaban berikut:
- A. Pernyataan (1) saja cukup, tetapi pernyataan (2) saja tidak cukup
- B. Pernyataan (2) saja cukup, tetapi pernyataan (1) saja tidak cukup
- C. Pernyataan (1) dan (2) bersama-sama cukup
- D. Pernyataan (1) dan (2) masing-masing tidak cukup
- E. Tidak dapat ditentukan meskipun keduanya digunakan
Contoh Soal Skolastik LPDP – Data Kecukupan
Soal 1
Pertanyaan tersebut diikuti oleh pernyataan I dan ll. Jawablah pertanyaan dengan menggunakan petunjuk berikut. Tandai jawabannya sebagai:
A. Pernyataan 1 cukup, ke 2 tidak cukup
B. Pernyataan 2 dan 1 tidak cukup
C. Pernyataan 1 dan 2 cukup
D. Pernyataan 1 dan 2 tidak cukup
E. Tidak ada kesimpulan
baca juga : Soal Skolastik LPDP 2026 : Deret Angka Lengkap Dengan Pembahasan
1. Pertimbangkan tiga bilangan real, X, Y dan Z. Apakah Z terkecil dari angka-angka ini? A. X lebih besar dari setidaknya satu dari Y dan Z. B. Y lebih besar dari setidaknya satu dari X dan Z. Penyelesaian dan Jawaban Jika teman teman coba menganggap pernyataan A dimana nilai X lebih besar dari setidaknya satu lebih banyak dari Y dan Z. Di sini akan terlihat bahwa X > Z atau X > Y, keduanya mungkin cukup memenuhi ya. Dengan pernyataan b dimana nilai dari Y lebih besar dari setidaknya satu lebih banyak dari X dan Z. Di sini Y > X atau Y > Z. Jika kita menganggap nilainya mencukupin ya maka jawabannya adalah C
2. Empat kandidat untuk sebuah penghargaan memperoleh skor yang berbeda dalam sebuah tes. Masing-masing dari empat memberikan suara untuk memilih pemenang penghargaan. Kandidat yang mendapatkan jumlah suara terbesar memenangkan penghargaan. Dalam kasus seri dalam proses pemungutan suara, kandidat dengan skor tertinggi memenangkan penghargaan. Siapa yang memenangkan penghargaan? A. Kandidat dengan skor tiga teratas masing-masing memilih skor teratas di antara tiga lainnya. B. Kandidat dengan skor terendah memilih pemain dengan skor tertinggi kedua. Penjelasan dan Jawaban Untuk soal no 2 coba teman teman membuat sebuah asumsi A, B, C, D mendapatkan skor masing-masing 10, 8, 6, 4 A B C D 10 8 6 4 Pernyataan A: Dengan syarat A akan memberikan suara kepada B Dengan syarat B akan memberikan suara kepada A Dengan syarat C akan memberikan suara kepada A Bahkan jika D memberi ke A/B/C _ 2 situasi muncul. Entah A akan menang atau seri ketika D memberikan suara kepada B. Bahkan kemudian A akan menang. Jadi kita mendapatkan jawabannya (mencukupi) Pernyataan B: Dapat menyimpulkan apa saja dari pernyataan diatas
Maka, pilihan yang benar adalah D Pernyataan (1) SAJA sudah cukup, tetapi pernyataan (2) saja tidak cukup Opsi (A) jawaban yang benar ya 3. Di kelas yang terdiri dari 30 siswa, Rashmi mendapatkan peringkat ketiga di antara para gadis, sementara saudara laki-lakinya Kumar yang belajar di kelas yang sama mengamankan peringkat keenam di seluruh kelas. Di antara keduanya, siapa yang memiliki peringkat keseluruhan yang lebih baik? A. Kumar termasuk di antara 25% teratas dari daftar prestasi anak laki-laki di kelas dimana 60% adalah anak laki-laki. B. Ada tiga anak laki-laki di antara pemegang peringkat lima teratas, dan tiga perempuan di antara pemegang peringkat sepuluh besar. Penjelasan dan Jawaban Kita tahu bahwa Rashmi mendapatkan peringkat ketiga di antara para gadis, sementara saudara laki-lakinya Kumar yang belajar di kelas yang sama mengamankan peringkat keenam di seluruh kelas. Mengingat pernyataan A kami memiliki 18 laki laki dan 12 perempuan selanjutnya, dari 18 anak laki-laki kumar termasuk di antara 4 teratas. Tapi dalam kasus ini kita tidak bisa mendapatkan posisi relatif dari rashmi dan kumar. Perhatikan pernyataan B. Kita tahu bahwa diantara 5 besar , 3 laki-laki dan 2 perempuan. Jadi rashmi tidak termasuk 5 besar dan kita tahu bahwa peringkat Kumar adalah 6 . Jadi Rashmi pasti di bawah Kumar. Oleh karena itu, pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan menggunakan salah satu pernyataan saja tetapi tidak dengan menggunakan pernyataan yang lain saja....
Dari informasi yang diberikan dalam pertanyaan, D memiliki peringkat yang lebih baik dari E dan B memiliki peringkat yang lebih baik dari C. Juga, C = 4 atau 5
Dari pernyataan A, A = 5 => C = 4. Tetapi kita tidak tahu apakah D atau B adalah angka 1.
Dari pernyataan B, B = 3 atau 4. Sekali lagi, kita tidak dapat menentukan peringkat angka 1 dengan tepat. Dengan menggunakan kedua pernyataan bersama-sama
Oleh karena itu, opsi D pilihan jawaban tepat
5. Dalam pertandingan kriket, penghargaan 'Man of the Match' diberikan kepada pemain yang mencetak jumlah lari terbanyak. Dalam kasus seri, pemain (dari mereka yang terkunci dalam seri pertandingan) yang telah mengambil jumlah hasil yang lebih tinggi dipilih. Bahkan setelah itu jika ada seri, pemain (dari mereka yang terkunci dalam pertandingan) yang memiliki hasil lebih sedikit akan dipilih.
Aakash, Bilap, dan Chirag yang merupakan pesaing untuk penghargaan masing-masing menjatuhkan setidaknya satu hasil. Bilap melepaskan dua hasil lebih banyak dari Aakash, mencetak 50 dan mengambil 2 hasil. Chirag mendapat 2 peluang untuk menangkap dan menjatuhkan keduanya. Siapa Man of the Match itu?
A. Chirag membuat 15 run lebih sedikit dari Aakash dan Bilap.
B. Hasil tangkapan yang dijatuhkan oleh Bilap lebih sedikit 1 kali lebih banyak dari tangkapan yang diambil oleh Aakash.
Penjelasan dan jawaban
| Berlari | Hasil | Tangkapan | |
| Chirag | 35 | 0 | 2 |
| Biplah | 50 | 2 | x + 2 |
| Aakash | 50 | x |
untuk pernyataan A kita gak tahu berapa hasil yang diperoleh dari Aakash maka tidak mencukupi ya
sedangkan untuk pernyataan B tidak ada informasi tambahan lebih lanjut mengenai catatan hasil lari dari peserta maka dapat disimpulkan tidak mencukupi
maka jawaban yang tepat adalah D
baca juga : Skolastik LPDP 2026 – Try Out & Buku Tes Bakat Skolastik Lengkap
Mengapa Latihan Data Kecukupan Penting dalam Tes Skolastik LPDP?
Materi data kecukupan sering muncul dalam bagian penalaran kuantitatif Tes Bakat Skolastik. Soal jenis ini dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam:
- menganalisis informasi secara logis
- mengevaluasi kecukupan data
- mengambil keputusan berdasarkan informasi terbatas
Selain itu, peserta juga dilatih untuk tidak langsung menghitung, tetapi terlebih dahulu menilai apakah informasi yang tersedia sudah cukup.
Oleh karena itu, latihan soal secara rutin sangat membantu meningkatkan kecepatan berpikir dan akurasi saat menghadapi tes sebenarnya.
Persiapan Tes Skolastik LPDP Lebih Optimal
Jika Anda sedang mempersiapkan diri menghadapi Tes Bakat Skolastik LPDP, latihan soal seperti di atas sangat penting. Namun demikian, latihan yang konsisten juga harus dilengkapi dengan strategi pengerjaan soal, pemahaman pola soal, serta manajemen waktu.
Selain itu, banyak peserta berhasil meningkatkan skor mereka setelah mengikuti kelas persiapan TPA Bappenas dan TBS LPDP karena materi latihan biasanya lebih terstruktur dan sesuai dengan pola soal terbaru.
FAQ Tes Skolastik LPDP – Data Kecukupan
Apa itu soal data kecukupan dalam Tes Skolastik LPDP?
Soal data kecukupan adalah jenis soal penalaran kuantitatif yang meminta peserta menentukan apakah informasi yang diberikan cukup untuk menjawab suatu pertanyaan. Peserta tidak selalu diminta menghitung hasil akhir, tetapi menilai kecukupan data yang tersedia.
Mengapa soal data kecukupan sering muncul di Tes Skolastik?
Soal ini digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir analitis dan logis. Oleh karena itu, peserta yang mampu mengevaluasi informasi dengan cepat biasanya memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan skor tinggi.
Apa perbedaan soal data kecukupan dengan soal matematika biasa?
Pada soal matematika biasa, peserta biasanya langsung menghitung hasil akhir. Namun pada soal data kecukupan, peserta harus menentukan apakah informasi yang diberikan cukup untuk menjawab pertanyaan tanpa selalu melakukan perhitungan.
Bagaimana cara cepat mengerjakan soal data kecukupan?
Beberapa strategi yang dapat digunakan antara lain:
- Membaca pertanyaan utama terlebih dahulu
- Menganalisis setiap pernyataan secara terpisah
- Menghindari perhitungan yang tidak diperlukan
- Menggunakan logika hubungan antar data
Apakah latihan soal membantu meningkatkan skor Tes Skolastik LPDP?
Ya. Semakin banyak latihan yang dilakukan, semakin mudah peserta mengenali pola soal dan tipe logika yang sering muncul. Oleh karena itu, latihan rutin sangat direkomendasikan bagi calon peserta LPDP.
Berapa passing grade Tes Skolastik LPDP 2025?
Berikut detail passing grade Tes Bakat Skolastik LPDP 2025:
- Putra-Putri Papua: 95
- Jalur Reguler: 165
- Dokter Spesialis & Subspesialis: 165
- Jalur Targeted (PNS, TNI, POLRI): 160
- Jalur Parsial / Kewirausahaan: 150
- Pendidikan Kader Ulama: 150
- Afirmasi Prasejahtera: 115
- Afirmasi Daerah 3T: 105
Daftar Kursus Tes Bakat Skolastik LPDP 2026 Sekarang
Jika Anda ingin: Lulus Skolastik diatas 170? dan Lanjut ke tahapan substansi dan wawancara.
Saatnya mempersiapkan diri secara serius.
Hubungi tim Kelas Bahasa untuk informasi jadwal dan pendaftaran program TBS LPDP 2026.
Note untuk bukti kelulusan ujian (bukan testimoni) SIMAK UI Pascasarjana, PPDS & Doktoral , UUO TPA Bappenas, SMUP UNPAD, UM UGM (PAPs & AcEPT UGM), PPDS ULM Banjarmasin, PPDS Unand, PPDS UB Malang, PMB ITB, TBS Beasiswa LPDP RI, Beasiswa Kementerian Bappenas, PPMB PPDS FK Unair dan seluruh program PPDS PTN lainnya bisa dicek dibawah ini


