Kepala BKN bicara soal peran ASN PNS dan PPPK, ayo berubah!

Kepala BKN Zudan Arif dalam pernyataannya menekankan peran penting ASN, PNS, dan PPPK dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan nasional, sekaligus mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk ayo berubah demi peningkatan kinerja yang lebih tinggi.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan mengenai peran penting Aparatur Sipil Negara (ASN).

Diketahui, ASN terdiri dari PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu yang bersifat sementara sebelum diangkat menjadi pegawai penuh waktu.

Prof Zudan mengatakan, ASN menjadi mesin yang menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di tanah air.

Menurut Prof Zudan, pertumbuhan ekonomi salah satunya dipengaruhi peran ASN dalam mengeksekusi APBN dan APBD sebagai instrumen fiskal yang mendorong daya ekonomi serta pembangunan.

“APBN kita sekitar Rp3.000 triliun, sedangkan APBD sekitar Rp1.300 triliun. Uang negara ini dieksekusi oleh ASN, Sekda, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang sampai level Camat dan Lurah,” kata Prof Zudan saat menghadiri penandatanganan komitmen bersama pembangunan dan penerapan manajemen talenta di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (12/1).

Dalam kesempatan ini, ia juga mengapresiasi peran ASN yang ikut mendorong pertumbuhan dan kemajuan Kepri dari waktu ke waktu.

Dia menyebut saat ini jumlah ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK di Indonesia sudah bertambah menjadi 6,5 juta orang, dari setahun sebelumnya yang sebanyak 4,7 juta orang.

Zudan juga mengingatkan ASN harus berada dalam satu barisan mewujudkan visi-misi Asta Cita Presiden Prabowo yang diimplementasikan melalui pencapaian visi-misi kepala daerah, baik gubernur, bupati dan wali kota.

Baca Juga:  seleksi cpns 2026 belum pasti digelar, kata kepala bkn : usulan formasi kalteng minim

“Presiden dan kepala daerah itu ibarat pilot pesawat dan ASN adalah mesin yang menggerakkan APBN serta APBD,” ungkapnya.

Selain itu, Zudan turut berpesan ASN di Kepri harus efektif pada target kinerja yang hendak dicapai.

Dia mengaku khawatir Kepala OPD dan jajaran menetapkan target kinerja rendah agar terlihat berhasil.

Baca Juga:  Kalteng Belum Ajukan Formasi CPNS 2026, Kepala BKD: Masih Fokus Selesaikan PPPK

Dia menyampaikan pengalamannya saat menjabat sebagai Pj Gubernur Gorontoalo, ada Kepala OPD dan ASN yang ingin sekali capaian kinerjanya 120 persen, tetapi dengan target yang rendah.

“Ayo, kita (ASN) berubah. ASN harus mampu mencapai target Asta Cita setinggi-tingginya,” demikian Prof Zudan. (antara/jpnn)

Hubungi Kami

Kami membuka kelas persiapan CPNS 2026 baik CPNS Umum dan Sekolah Kedinasan. Program SKD, SKB Non CAT BKN dan SKB CAT BKN.

Bukti skor dan kelulusan klien klien yang telah berhasil kami bantu kursus persiapan CPNS 2014 – 2024 dan CPPPK 2020 – 2023, FHCI BUMN, PCPM BI, PCS OJK RI, LPS RI dan lainnya bisa dicek di akun instagram @kelas_CPNS2026

IG