
Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan belum ada kepastian CPNS 2026 Pemko Palangka Raya, karena hingga kini surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) yang mengatur pembukaan formasi CPNS dan PPPK belum diterima oleh pemko setempat — sehingga jadwal rekrutmen ASN masih menunggu keputusan resmi.
Hingga memasuki awal 2026, kepastian pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) belum juga ditetapkan pemerintah pusat. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Palangka Raya belum dapat mengusulkan Formasi CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Palangka Raya, Fauzi Rahman mengatakan, daerah masih menunggu kebijakan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), sebelum dapat mengajukan kebutuhan aparatur sipil negara.
“Belum ada surat pemberitahuan dari Menpan untuk membuka formasi. Jadi saat ini belum bisa diusulkan,” ujar Fauzi saat dikonfirmasi, Tribunkalteng.Com, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, tanpa adanya surat tersebut, pemerintah daerah tidak memiliki dasar administratif untuk mengajukan Formasi CPNS maupun PPPK ke pemerintah pusat.
baca juga : Rekrutmen PPPK Kementerian HAM Dibuka 7 Januari 2026, Ini Syarat, Jurusan, Jadwal, dan Cara Daftar
Selain itu, pengajuan formasi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah serta kemampuan anggaran daerah.
Belum adanya kepastian pembukaan CPNS 2026 secara nasional membuat Pemko Palangka Raya saat ini memilih memaksimalkan sumber daya aparatur yang sudah ada.
Salah satunya melalui optimalisasi PPPK Paruh Waktu telah diangkat pada Senin (8/12/2025) lalu. Jumlahnya mencapai lebih dari 1.500 orang dan kini tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah.
Keberadaan PPPK Paruh Waktu tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Palangka Raya, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas administratif dan teknis di masing-masing organisasi perangkat daerah.
Langkah ini juga menjadi upaya Pemko Palangka Raya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, sembari menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat terkait pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi CPNS maupun PPPK.
baca juga : CPNS 2026 Belum Pasti, Pemkot Bontang Bidik Peluang Pengadaan 2027
Bukti skor dan kelulusan klien klien yang telah berhasil kami bantu kursus persiapan CPNS 2014 – 2024 dan CPPPK 2020 – 2023, FHCI BUMN, PCPM BI, PCS OJK RI, LPS RI dan lainnya bisa dicek di akun instagram @kelas_CPNS2026


