
Soal skolastik LPDP 2026 merupakan bagian penting dalam persiapan tes beasiswa LPDP. Salah satu materi yang sering muncul adalah penalaran analitis, yang menguji kemampuan berpikir logis dan sistematis dalam menyelesaikan masalah.
Apa Itu Penalaran Analitis dalam Tes Bakat Skolastik LPDP?
Penalaran analitis adalah kemampuan untuk memahami informasi kompleks, menghubungkan berbagai fakta, serta menarik kesimpulan logis secara sistematis.
Dalam Tes Bakat Skolastik (TBS) LPDP, soal penalaran analitis biasanya berbentuk:
- Teks panjang (bacaan logika)
- Susunan urutan (jadwal, posisi, ranking)
- Hubungan antar variabel
- Puzzle logika
👉 Artinya, peserta harus mampu:
- Membaca dengan teliti
- Mengolah informasi
- Menarik kesimpulan yang tepat
Jenis Soal Penalaran Analitis yang Sering Muncul
1. Urutan (Ordering Problem)
Contoh: urutan duduk, ranking, jadwal presentasi
2. Klasifikasi dan Hubungan
Contoh: siapa melakukan apa, siapa di mana
3. Tabel Logika
Contoh: mencocokkan data antar kategori
4. Kombinasi Informasi
Contoh: beberapa kondisi harus dipenuhi sekaligus
5. Bacaan Analitis Panjang
Contoh: teks + 4–5 soal analisis
Tips dan Trik Mengerjakan Soal Penalaran Analitis LPDP
1. Baca Pertanyaan Terlebih Dahulu
Agar tahu informasi apa yang harus dicari.
2. Catat Informasi Penting
Gunakan:
- Singkatan
- Simbol
- Tabel sederhana
3. Gunakan Eliminasi
Hilangkan kemungkinan yang tidak sesuai.
4. Buat Diagram atau Skema
Sangat membantu untuk:
- urutan
- posisi
- hubungan
5. Kerjakan Secara Bertahap
Jangan langsung lompat ke kesimpulan.
6. Waspadai Jebakan Informasi
Tidak semua informasi digunakan.
Untuk beberapa soal latihan teman teman boleh mencoba membaca soal dan mengerjakan soal latihan tes kemampuan verbal : penalaran analitis persiapan tes bakat skolastik beasiswa LPDP dibawah ini :
Bacalah ketentuan dibawah ini
Apri, Oki, dan Deni berada disebuah toko pakaian. Mereka sepakat untuk membeli jaket dengan warna yang sudah ditentukan yaitu hitam, cokelat, hijau dan merah dengan peraturan:
A. Apri tidak membeli jaket warna hitam.
B. Jika ada yang membeli jaket warna cokelat, maka tidak ada yang memilih warna hijau.
C. Jika Oki membeli jaket warna merah, maka deni memilih warna hijau.
1. Pada pernyataan tersebut, jika Apri membeli jaket warna hijau, dan Oki membeli jaket warna hitam, maka pernyataan yang benar adalah …..
A. Oki dan Deni sama-sama membeli jaket warna merah
B. Deni bisa membeli jaket warna hitam atau pun merah
C. Hanya Oki yang bisa membeli jaket warna hitam
D. Apri juga bisa membeli jaket warna cokelat
E. Apri dan Deni bisa membeli jaket warna hijau
Pembahasan:
Sebelum menentukan jawaban yang tepat, analisis terlebih dahulu syarat yang ada pada soal.
- Apri, Oki, dan Deni setuju untuk membeli jaket berwarna hitam, cokelat, hijau, dan merah.
- Apri tidak membeli jaket warna hitam, jadi kemungkinan yang dibeli dalah warna cokelat, hijau, dan merah.
- Jika ada yang membeli cokelat, maka hijau tidak dibeli -> pada soal, Apri membeli jaket hijau, berarti tidak ada yang membeli jaket warna cokelat (Apri juga tidak mungkin membeli jaket cokelat).
- Jika Oki memilih merah, maka Deni memilih hijau -> pada soal, Oki membeli warna hitam, maka Deni tidak membeli jaket warna hijau.
Tabel di bawah ini menggambarkan beberapa kemungkinan warna jaket yang dibeli oleh ketiga orang dalam soal ini. Pahamilah.
| Hitam | Cokelat | Hijau | Merah | |
| Apri | x | – | v | v |
| Oki | v | – | v | – |
| Deni | v | – | – | v |
Berdasarkan tabel dan pilihan jawaban yang tersedia, pernyataan yang benar adalah Deni bisa membeli jaket hitam atau merah.
Jawaban: E
2. Berdasarkan kondisi pada nomor 1, maka jaket yang bisa dibeli Deni adalah …..
A. Hanya hitam saja
B. Merah dan hijau
C. Hitam dan merah
D. Cokelat dan hijau
E. Semua warna jaket bisa
Jawaban:
Dilihat dari penjelasan nomor 1:
| Apri | Oki | Deni |
|---|---|---|
| Hijau | Hitam | Hitam |
| – | – | Merah |
Jaket yang bisa dibeli Deni adalah Hitam dan Merah.
Jadi, jawaban yang tepat adalah jaket yang bisa dibeli Deni warna hitam dan merah. Jawaban: C
3. Jika tak ada seorang pun yang membeli jaket warna cokelat dan merah, maka pernyataan yang benar adalah …..
A. Oki hanya bisa membeli jaket warna hitam saja
B. Deni bisa membeli jaket warna hijau dan hitam
C. Apri bisa membeli jaket warna hijau dah hitam
D. Oki hanya bisa membeli jaket warna hijau saja
E. Oki bisa membeli jaket warna hitau dan hitam
Apri tidak membeli jaket warna hitam. Jika tidak ada yang membeli jaket warna cokelat, maka ada yang membeli jaket warna hijau. Jika tak ada yang membeli jaket warna merah, Deni tidak memilih jaket warna hijau.
| Apri | Oki | Deni |
|---|---|---|
| Hijau | Hijau | Hitam |
| – | Hitam | – |
Jadi, jawaban yang tepat adalah Oki bisa membeli jaket warna hijau dan hitam. Jawaban: E
4. Berdasarkan kondisi pada nomor 3, maka warna jaket yang bisa dibeli oleh Oki adalah …..
A. Hijau dan hitam
B. Hijau saja
C. Cokelat saja
D. Hitam saja
E. Cokelat atau hijau.
Jawaban:
Dilihat dari penjelasan nomor 3:
| Apri | Oki | Deni |
|---|---|---|
| Hijau | Hijau | Hitam |
| – | Hitam | – |
Jaket yang bisa dibeli Oki berwarna Hijau dan Hitam.
Jadi, jawaban yang tepat adalah Hijau dan Hitam. Jawaban: E
Mengapa Latihan Data Kecukupan Penting dalam Tes Skolastik LPDP?
Materi data kecukupan sering muncul dalam bagian penalaran kuantitatif Tes Bakat Skolastik. Soal jenis ini dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam:
- menganalisis informasi secara logis
- mengevaluasi kecukupan data
- mengambil keputusan berdasarkan informasi terbatas
Selain itu, peserta juga dilatih untuk tidak langsung menghitung, tetapi terlebih dahulu menilai apakah informasi yang tersedia sudah cukup.
Oleh karena itu, latihan soal secara rutin sangat membantu meningkatkan kecepatan berpikir dan akurasi saat menghadapi tes sebenarnya.
Persiapan Tes Skolastik LPDP Lebih Optimal
Jika Anda sedang mempersiapkan diri menghadapi Tes Bakat Skolastik LPDP, latihan soal seperti di atas sangat penting. Namun demikian, latihan yang konsisten juga harus dilengkapi dengan strategi pengerjaan soal, pemahaman pola soal, serta manajemen waktu.
Selain itu, banyak peserta berhasil meningkatkan skor mereka setelah mengikuti kelas persiapan TPA Bappenas dan TBS LPDP karena materi latihan biasanya lebih terstruktur dan sesuai dengan pola soal terbaru.
- Urutan
- Tabel logika
- Bacaan panjang
- Puzzle
- Tidak mencatat informasi
- Terlalu cepat menyimpulkan
- Mengabaikan kondisi penting
- Identifikasi informasi kunci
- Gunakan eliminasi
- Fokus pada data pasti
- Latihan soal rutin
- Biasakan membuat skema
- Evaluasi kesalahan
- Putra-Putri Papua: 95
- Jalur Reguler: 165
- Dokter Spesialis & Subspesialis: 165
- Jalur Targeted (PNS, TNI, POLRI): 160
- Jalur Parsial / Kewirausahaan: 150
- Pendidikan Kader Ulama: 150
- Afirmasi Prasejahtera: 115
- Afirmasi Daerah 3T: 105
Daftar Kursus Tes Bakat Skolastik LPDP 2026 Sekarang
Jika Anda ingin: Lulus Skolastik diatas 170? dan Lanjut ke tahapan substansi dan wawancara.
Saatnya mempersiapkan diri secara serius.
Hubungi tim Kelas Bahasa untuk informasi jadwal dan pendaftaran program TBS LPDP 2026.
Note untuk bukti kelulusan ujian (bukan testimoni) Beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pendidikan Indonesia, SIMAK UI Pascasarjana, PPDS & Doktoral , UUO TPA Bappenas, SMUP UNPAD, UM UGM (PAPs & AcEPT UGM), PPDS ULM Banjarmasin, PPDS Unand, PPDS UB Malang, PMB ITB, TBS Beasiswa LPDP RI, Beasiswa Kementerian Bappenas, PPMB PPDS FK Unair dan seluruh program PPDS PTN lainnya bisa dicek dibawah ini


