Kemenkeu dan BRIN Akan Membuka Pendaftaran CPNS 2026

Pendaftaran Kemenkeu dan BRIN buka pendaftaran CPNS 2026 resmi menjadi perhatian calon ASN di seluruh Indonesia, karena kedua lembaga ini dipastikan membuka berbagai formasi yang mencakup lulusan baru, lulusan SMA/SMK, dan periset untuk seleksi CPNS mendatang.

Yang menarik, formasi kali ini tidak hanya terbuka untuk lulusan sarjana. Beberapa instansi bahkan membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK untuk posisi-posisi strategis. Ini merupakan peluang langka yang patut kamu manfaatkan.

Kebijakan Pemerintah, Fresh Graduate Jadi Prioritas

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada pengangkatan tenaga honorer, kebijakan rekrutmen ASN tahun depan akan mengalihkan perhatian kepada lulusan baru. Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemerintah telah meminta 48 kementerian dan lembaga untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai rencana strategis lima tahun ke depan.

“Ke depannya saya berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian dari birokrasi,” ungkap Rini saat konferensi pers di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta.

Namun, pembukaan pendaftaran masih menunggu penyelesaian Surat Keputusan bagi CPNS dan PPPK tahun sebelumnya. Banyak pemerintah daerah yang belum merampungkan penerbitan SK, terutama untuk pegawai paruh waktu. Target penerbitan SK yang seharusnya rampung pada Oktober 2025 masih tertunda di beberapa daerah.

Kementerian Keuangan, 19.500 Formasi Hingga 2029

Kementerian Keuangan menjadi salah satu instansi yang paling dinanti. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa Kemenkeu akan membuka rekrutmen dengan skema hybrid, menggabungkan jalur lulusan PKN STAN dan jalur umum.

Target Besar dalam Renstra Kemenkeu

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kemenkeu 2025-2029, lembaga ini menargetkan penambahan 19.500 pegawai baru dalam lima tahun mendatang. Rekrutmen ini diperlukan untuk mengisi kekosongan akibat:

  • 5.738 pegawai yang akan memasuki masa pensiun pada periode 2025-2029 berdasarkan data HRIS per 31 Desember 2024
  • 2.010 pegawai yang diproyeksikan keluar selain karena pensiun (mutasi, perpindahan instansi, pengunduran diri, dan lain-lain) dalam lima tahun mendatang

Data menunjukkan, jumlah ASN Kemenkeu per 31 Desember 2024 tercatat 77.055 orang. Angka ini menurun 6,56% dibanding tahun 2019 yang mencapai 82.468 pegawai. Penurunan ini menjadi salah satu alasan mendesak dilakukannya rekrutmen masif.

Formasi Khusus untuk Lulusan SMA

Kabar menggembirakan datang bagi lulusan SMA/SMK. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membutuhkan 300 tenaga lapangan yang akan direkrut dari seluruh Indonesia. Ini adalah kesempatan emas mengingat lowongan CPNS untuk lulusan SMA di kementerian besar seperti Kemenkeu sangat jarang terjadi.

“Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Sebagian juga karena kurang orang, kita akan rekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia,” jelas Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

baca juga : SK belum diserahkan, gaji PPPK paruh waktu sudah disebutkan, alhamdulillah

Kuota Lulusan PKN STAN

Untuk lulusan PKN STAN, Kemenkeu menyiapkan 279 formasi khusus pada tahun depan. Purbaya menegaskan bahwa rekrutmen kali ini akan menggunakan sistem hybrid.

“Saya pikir akan terbuka hybrid. Ada STAN, ada luar STAN,” ujar Purbaya memastikan bahwa peluang tetap terbuka bagi lulusan non-STAN.

Perlu dicatat, pada tahun 2025, Kemenkeu telah membuka 1.113 kuota CPNS untuk masyarakat umum lulusan perguruan tinggi di luar STAN. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding kuota STAN yang hanya 279 orang.

BRIN Buka Formasi Periset untuk 6 Bidang Strategis

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan sinyal kuat akan membuka pendaftaran dengan formasi periset. Kepala BRIN, Arif Satria, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas minimnya jumlah peneliti di Indonesia.

Bidang Prioritas yang Dibuka

BRIN akan fokus merekrut periset untuk enam bidang strategis:

  • Pemuliaan tanaman
  • Nanoteknologi
  • Genomics
  • Antariksa
  •  Sains material
  • Teknologi keberlanjutan

Arif Satria menyebutkan bahwa jumlah periset Indonesia saat ini hanya mencapai 300 orang per satu juta penduduk. Angka ini sangat timpang jika dibandingkan dengan negara-negara maju yang memiliki 4.000 periset per satu juta penduduk.

“Ya, kita akan berjuang ke Kementerian PANRB agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan,” kata Arif Satria menegaskan komitmen BRIN dalam pengembangan riset nasional.

Selain keenam bidang di atas, BRIN juga membutuhkan ahli di bidang sosial karena menurutnya, keilmuan seperti pangan tidak bisa dilakukan tanpa membahas sosiologi pedesaan atau ekonomi pertanian.

baca juga : PPPK paruh waktu jangan hanya dipandang sebagai pekerjaan untuk mendapat penghasilan

Proyeksi Formasi Strategis di Berbagai Sektor

Meskipun belum ada pengumuman resmi, sejumlah prediksi menunjukkan bahwa kebutuhan ASN tahun depan bisa mencapai 300.000 hingga 400.000 formasi. Berdasarkan Buku Nota Keuangan II Tahun 2026, rekrutmen akan berpedoman pada kebijakan zero growth dan minus growth.

Tenaga Pendidikan

Formasi guru tetap menjadi prioritas utama untuk semua jenjang pendidikan:

  • Guru pendidikan dasar (SD dan SMP)
  • Guru pendidikan menengah (SMA dan SMK)
  • Dosen di perguruan tinggi negeri

Kebutuhan tenaga pendidik masih sangat tinggi, terutama di daerah-daerah terpencil dan perbatasan yang mengalami kekurangan guru berkualitas.

Tenaga Kesehatan

Sektor kesehatan juga akan mendapat porsi besar dalam rekrutmen mendatang. Formasi yang dibuka meliputi:

  • Dokter umum dan spesialis
  • Perawat
  • Bidan
  • Apoteker
  • Tenaga medis lainnya (analis kesehatan, radiografer, nutrisionis)

Pandemi COVID-19 telah membuktikan pentingnya ketersediaan tenaga kesehatan yang memadai. Pemerintah berkomitmen memperkuat layanan kesehatan publik melalui penambahan SDM berkualitas.

Tenaga Teknis dan Digital

Transformasi digital birokrasi mendorong kebutuhan akan talenta di bidang teknologi informasi. Formasi yang kemungkinan dibuka:

  • Analis kebijakan publik
  • Tenaga IT dan programmer
  • Data scientist
  • Analis keuangan
  • Staf pelayanan publik

Peluang untuk Lulusan SMA/SMK

Selain Kemenkeu, instansi lain yang biasanya membuka formasi untuk lulusan SMA/SMK adalah:

  • Kementerian Hukum dan HAM (tenaga pelaksana)
  • Kejaksaan Agung (staf administrasi)
  • Kementerian Pertahanan (tenaga teknis)
  • Berbagai pemerintah daerah (staf pelayanan)

Seleksi Sekolah Kedinasan 2025: Persiapan Jalur Alternatif

Bagi kamu yang masih bersekolah atau baru lulus, jalur sekolah kedinasan bisa menjadi alternatif strategis. Tahun 2025, pemerintah menyediakan 3.252 formasi dari tujuh kementerian/lembaga.

  • STMKG (BMKG): 350 formasi
  • STIS (BPS): 400 formasi
  • PSSN (BSSN): 50 formasi
  • IPDN: 1.061 formasi
  • STIN (BIN): 100 formasi
  • PKN STAN: 500 formasi
  • SIPENCATAR (Kemenhub): 791 formasi

Tahapan seleksi telah berlangsung sejak 28 Juni 2025, dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar pada 11-26 Agustus 2025. Lulusan sekolah kedinasan umumnya langsung diangkat menjadi CPNS tanpa harus bersaing dalam seleksi umum.

baca juga : kepala BKN untuk seluruh PPPK paruh waktu, penting!

Kebijakan Zero Growth dan Minus Growth, Apa Artinya?

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa pembahasan rekrutmen masih berlangsung dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Fokus utama BKN saat ini adalah menyelesaikan pengangkatan PPPK paruh waktu tahun 2024.

Berdasarkan kebijakan yang tertuang dalam Nota Keuangan, ada dua konsep penting:

Zero Growth: Penerimaan pegawai baru disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun. Artinya, jika ada 1.000 pegawai pensiun, maka akan dibuka 1.000 formasi baru.

Minus Growth: Penerimaan pegawai baru lebih sedikit dibanding jumlah ASN yang berhenti. Ini bagian dari efisiensi anggaran negara.

“Belum ada prioritas formasi yang pasti. Semua masih dikoordinasikan oleh berbagai kementerian, lembaga, dan Pemda,” ujar Zudan di Makassar.

Meski terdengar membatasi, kebijakan ini tetap membuka peluang luas karena masih ada formasi dari tahun 2024 yang belum terisi, mencapai lebih dari 600.000 posisi menurut data KemenPAN-RB.

Hubungi Kami

Kami membuka kelas persiapan CPNS 2026 baik CPNS Umum dan Sekolah Kedinasan. Program SKD, SKB Non CAT BKN dan SKB CAT BKN.

Bukti skor dan kelulusan klien klien yang telah berhasil kami bantu kursus persiapan CPNS 2014 – 2024 dan CPPPK 2020 – 2023, FHCI BUMN, PCPM BI, PCS OJK RI, LPS RI dan lainnya bisa dicek di akun instagram @kelas_CPNS2026

IG