
Jurusan Kedokteran Hewan merupakan salah satu program studi yang memiliki peminat cukup tinggi di Indonesia. Setiap tahun banyak calon mahasiswa yang tertarik mempelajari kesehatan hewan, diagnosis penyakit, serta pengobatan hewan ternak maupun hewan peliharaan. Oleh karena itu, beberapa perguruan tinggi negeri memiliki jurusan Kedokteran Hewan terketat di Indonesia 2026 dengan tingkat persaingan yang tinggi pada seleksi SNBT maupun SNBP.
Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan juga membuat minat terhadap jurusan ini terus bertambah. Oleh karena itu, persaingan masuk Program Studi Kedokteran Hewan di beberapa perguruan tinggi negeri menjadi cukup ketat.
Pada SNBT 2026, tingkat keketatan dapat dilihat dari perbandingan antara jumlah peminat dan daya tampung. Rasio tersebut menunjukkan berapa banyak pendaftar yang harus bersaing untuk mendapatkan satu kursi di program studi tersebut.
Berikut adalah daftar program studi Kedokteran Hewan paling ketat di Indonesia pada SNBT 2026.
Daftar Kedokteran Hewan Paling Ketat di Indonesia SNBT 2026
| No | Universitas | Daya Tampung | Peminat | Keketatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Universitas Padjadjaran | 15 | 495 | 1 : 28 |
| 2 | IPB University | 66 | 966 | 1 : 15 |
| 3 | Universitas Gadjah Mada | 60 | 853 | 1 : 14 |
| 4 | Universitas Negeri Padang | 23 | 318 | 1 : 14 |
| 5 | Universitas Riau | 20 | 272 | 1 : 14 |
| 6 | Universitas Airlangga | 72 | 803 | 1 : 11 |
| 7 | Universitas Brawijaya | 72 | 757 | 1 : 11 |
| 8 | Universitas Hasanuddin | 65 | 550 | 1 : 9 |
| 9 | Universitas Nusa Cendana | 36 | 240 | 1 : 7 |
| 10 | Universitas Udayana | 90 | 590 | 1 : 7 |
| 11 | Universitas Syiah Kuala | 84 | 488 | 1 : 6 |
Berdasarkan data tersebut, Universitas Padjadjaran menjadi program studi Kedokteran Hewan dengan tingkat keketatan tertinggi pada SNBT 2026 dengan rasio 1 : 28. Artinya, dari sekitar 28 pendaftar hanya satu orang yang berhasil diterima.
Selain itu, IPB University dan Universitas Gadjah Mada juga memiliki jumlah peminat yang cukup besar sehingga persaingannya tetap tinggi. Sementara itu, beberapa universitas lain seperti Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanuddin juga menunjukkan tingkat keketatan yang cukup signifikan.
Mengapa Jurusan Kedokteran Hewan Semakin Diminati?
Beberapa faktor membuat jurusan Kedokteran Hewan semakin populer di kalangan calon mahasiswa.
1. Kesadaran terhadap Kesehatan Hewan Meningkat
Saat ini semakin banyak masyarakat yang memperhatikan kesehatan hewan peliharaan maupun hewan ternak. Oleh karena itu, kebutuhan terhadap dokter hewan juga semakin meningkat.
2. Peluang Karier yang Luas
Lulusan Kedokteran Hewan dapat bekerja di berbagai bidang seperti klinik hewan, industri peternakan, penelitian, hingga instansi pemerintah.
3. Peran Penting dalam Keamanan Pangan
Selain menangani kesehatan hewan, dokter hewan juga memiliki peran penting dalam pengawasan penyakit zoonosis dan keamanan pangan asal hewan.
Mata Kuliah di Jurusan Kedokteran Hewan
Mahasiswa Kedokteran Hewan akan mempelajari berbagai ilmu yang berkaitan dengan kesehatan hewan. Beberapa mata kuliah yang biasanya dipelajari antara lain:
- Anatomi Hewan
- Fisiologi Hewan
- Mikrobiologi Veteriner
- Patologi Hewan
- Farmakologi Veteriner
- Ilmu Bedah Hewan
- Parasitologi Veteriner
Selain itu, praktikum laboratorium dan praktik klinik juga akan banyak dilakukan selama masa pendidikan.
Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Hewan
Lulusan Kedokteran Hewan memiliki peluang karier yang cukup luas. Beberapa bidang pekerjaan yang dapat dipilih antara lain:
- Dokter hewan di klinik atau rumah sakit hewan
- Konsultan kesehatan hewan
- Peneliti bidang kesehatan hewan
- Pengawas keamanan pangan asal hewan
- Tenaga ahli di industri peternakan
- Pegawai instansi pemerintah di bidang kesehatan hewan
Selain bekerja di lembaga tertentu, dokter hewan juga dapat membuka praktik klinik sendiri.
Program Persiapan SNBT 2026, Mandiri & IUP
Bagi kamu yang serius ingin masuk Fakultas Hukum favorit, tersedia beberapa program persiapan:
Kursus SNBT 2026
Program intensif:
- Materi lengkap sesuai blueprint terbaru
- Try Out berkala
- Pembahasan detail & strategi waktu
- Evaluasi skor individual
Baca selengkapnya disini
Program Mandiri PTN
Setiap kampus memiliki pola ujian mandiri berbeda (tes akademik, TPA, literasi, wawancara). Program ini membantu:
- Latihan soal spesifik kampus
- Prediksi soal berbasis tahun sebelumnya
- Strategi menjawab soal HOTS
Baca selengkapnya disini
Program IUP (International Undergraduate Program)
Jalur internasional dengan seleksi lebih kompetitif:
- Tes Bahasa Inggris (IELTS/TOEFL)
- Tes potensi akademik dalam bahasa Inggris
- Wawancara dalam bahasa Inggris
baca selengkapnya disini
FAQ Jurusan Kedokteran Hewan
-
Apa itu jurusan Kedokteran Hewan?
Jurusan Kedokteran Hewan adalah program studi yang mempelajari kesehatan hewan, diagnosis penyakit hewan, pengobatan, serta pencegahan penyakit pada hewan. -
Berapa lama kuliah Kedokteran Hewan?
Secara umum pendidikan Kedokteran Hewan berlangsung sekitar 4 tahun untuk program sarjana, kemudian dilanjutkan dengan program profesi dokter hewan sebelum dapat praktik. -
Apakah jurusan Kedokteran Hewan sulit?
Jurusan ini cukup menantang karena mempelajari berbagai ilmu sains seperti biologi, mikrobiologi, patologi, serta ilmu klinis yang berkaitan dengan kesehatan hewan. -
Lulusan Kedokteran Hewan bisa kerja apa?
Lulusan Kedokteran Hewan dapat bekerja sebagai dokter hewan, peneliti kesehatan hewan, konsultan peternakan, pengawas keamanan pangan, atau tenaga ahli di industri peternakan. -
Apakah prospek kerja dokter hewan bagus?
Prospek kerja dokter hewan cukup baik karena kebutuhan tenaga ahli di bidang kesehatan hewan, peternakan, dan industri pangan terus meningkat. -
Rekomendasi kampus terbaik Kedokteran Hewan 2026?
Beberapa kampus yang dikenal memiliki program Kedokteran Hewan terbaik di Indonesia antara lain Universitas Airlangga, IPB University, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, dan Universitas Padjadjaran.
Kesimpulan
Jurusan Kedokteran Hewan menjadi salah satu program studi dengan persaingan cukup ketat pada SNBT 2026. Hal ini terlihat dari rasio keketatan di beberapa universitas yang mencapai 1 : 28.
Selain itu, meningkatnya kebutuhan tenaga ahli di bidang kesehatan hewan juga membuat jurusan ini semakin diminati. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar peluang diterima di jurusan Kedokteran Hewan semakin besar.
Bukti skor dan kelulusan klien klien yang telah berhasil kami bantu lulus UTBK SNBT 2025, CPNS Sekdin, IUP PTN sampai persiapan tes USM Kampus swasta dan kampus lainnya bisa cek di link bawah ini :


