Kesempatan mendapatkan Beasiswa LPDP untuk dokter spesialis melalui Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU) kembali dibuka pada Tahap 2 Tahun 2026.
Program ini ditujukan bagi dokter yang ingin melanjutkan pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) melalui rumah sakit pendidikan yang telah ditetapkan dalam skema RSPPU.
Pada tahap kedua tahun 2026, tersedia 107 kuota pendidikan yang tersebar pada 31 kombinasi program studi dan rumah sakit. Pendaftaran dibuka mulai 14 September hingga 12 Oktober 2026.
Bagi dokter yang sedang mempersiapkan pendidikan spesialis sekaligus mencari dukungan pembiayaan, informasi mengenai persyaratan, alur pendaftaran, pilihan program studi, serta tahapan seleksi perlu diperhatikan sejak awal.
Apa Itu Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU?
Beasiswa LPDP DS RSPPU merupakan program yang diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai dokter dan ingin menempuh pendidikan PPDS pada Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama yang ditetapkan dalam skema LPDP.
RSPPU merupakan rumah sakit pendidikan yang berperan sebagai penyelenggara utama pendidikan tenaga medis dan tenaga kesehatan spesialis maupun subspesialis.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama LPDP dengan Kementerian Kesehatan untuk mendukung ketersediaan dokter spesialis sekaligus memperkuat pemerataan tenaga kesehatan di berbagai daerah.
Dengan skema tersebut, proses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan seleksi beasiswa LPDP. Pendaftar juga harus memenuhi ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
Pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU Dibuka sampai 12 Oktober 2026
Untuk Tahap 2 Tahun 2026, pendaftaran Beasiswa LPDP DS RSPPU berlangsung pada:
14 September–12 Oktober 2026
Setelah masa pendaftaran berakhir, proses seleksi dilanjutkan dengan tahapan administrasi dan seleksi substansi.
Berikut jadwal lengkapnya:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran Beasiswa | 14 September–12 Oktober 2026 |
| Seleksi Administrasi | 13–20 Oktober 2026 |
| Pengumuman Seleksi Administrasi | 21 Oktober 2026 |
| Seleksi Substansi | 30 November–11 Desember 2026 |
| Pengumuman Sementara Seleksi Substansi | 5 Januari 2027 |
| Konfirmasi Calon Peserta Didik oleh Kemenkes | 5–7 Januari 2027 |
| Tes Kesehatan oleh Kemenkes | 5–15 Januari 2027 |
| Pengumuman Hasil Seleksi Substansi | 22 Januari 2027 |
| Mulai Perkuliahan | Februari 2027 |
Jadwal tersebut merupakan jadwal resmi yang tercantum pada laman LPDP untuk Beasiswa DS RSPPU Tahap 2 Tahun 2026.
Berapa Kuota Beasiswa Dokter Spesialis RSPPU 2026?
LPDP menyediakan 107 kuota pada Tahap 2 Tahun 2026.
Kuota tersebut tersebar pada 31 kombinasi program studi dan rumah sakit yang mencakup bidang spesialis bedah dan nonbedah.
Beberapa bidang yang tercantum dalam kelompok bedah antara lain:
- Ortopedi dan Traumatologi
- Bedah Saraf
- Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular
- Ilmu Bedah
- Obstetri dan Ginekologi
- Urologi
- Ilmu Kesehatan Mata.
Sementara kelompok nonbedah mencakup:
- Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
- Onkologi Radiasi
- Ilmu Kesehatan Anak
- Ilmu Penyakit Dalam
- Anestesiologi dan Terapi Intensif
- Radiologi
- Ilmu Penyakit Saraf atau Neurologi
- Kedokteran Nuklir.
Peserta dapat memilih paling banyak dua pilihan RSPPU tujuan dan program studi tujuan sesuai ketentuan program. Setelah ditetapkan sebagai calon penerima, peserta tidak dapat mengubah pilihan RSPPU maupun program studi tujuan.
Siapa yang Bisa Mendaftar Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU?
Program ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter.
Pada laman resmi LPDP, sasaran program harus memiliki:
- Surat Tanda Registrasi atau STR aktif
- Surat Izin Praktik atau SIP aktif.
Selain persyaratan tersebut, peserta juga harus memenuhi ketentuan PPDS RSPPU yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
Karena seleksi melibatkan LPDP dan Kementerian Kesehatan, memenuhi persyaratan LPDP saja belum cukup. Peserta juga harus memenuhi ketentuan dari Kemenkes.
Pendaftaran Dilakukan Melalui Dua Sistem
Salah satu hal penting dalam pendaftaran Beasiswa LPDP DS RSPPU adalah adanya proses pada dua sistem.
Peserta harus terlebih dahulu menyelesaikan pendaftaran PPDS RSPPU melalui aplikasi SATUSEHAT SDMK Kementerian Kesehatan.
Setelah itu, peserta melakukan pendaftaran beasiswa melalui aplikasi pendaftaran LPDP dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Setelah seluruh data lengkap, peserta harus melakukan submit aplikasi untuk memperoleh kode registrasi.
Karena itu, calon pendaftar perlu memperhatikan kedua proses tersebut dan tidak hanya fokus pada formulir beasiswa LPDP.
Bagaimana Proses Seleksi Beasiswa Dokter Spesialis RSPPU?
Seleksi Beasiswa LPDP DS RSPPU melibatkan LPDP dan Kementerian Kesehatan.
Untuk dapat ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, peserta harus dinyatakan lulus seleksi yang diselenggarakan oleh kedua pihak.
Pada tahap LPDP, terdapat seleksi administrasi dan seleksi substansi.
Sementara itu, peserta juga mengikuti proses seleksi PPDS RSPPU yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan.
Seleksi substansi menjadi salah satu tahap penting karena peserta harus memenuhi ketentuan penilaian LPDP sekaligus ketentuan tes tertulis dan wawancara PPDS RSPPU dari Kementerian Kesehatan.
Apa Saja yang Dibiayai Beasiswa LPDP Dokter Spesialis?
Beasiswa ini tidak hanya memberikan pembiayaan untuk biaya pendidikan.
LPDP menyebutkan sejumlah komponen pendanaan yang dapat diberikan sesuai ketentuan program, antara lain:
- Biaya operasional pendidikan atau SPP
- Bantuan penelitian
- Seminar
- Publikasi
- Pelatihan atau kursus wajib
- Ujian keterampilan
- Transportasi
- Asuransi kesehatan
- Dana kedatangan
- Dana hidup bulanan.
Komponen pembiayaan diberikan sesuai ketentuan Beasiswa DS RSPPU yang berlaku.
Ada Ketentuan Penempatan Setelah Lulus
Beasiswa DS RSPPU tidak hanya mengatur proses pendidikan.
Penerima beasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan juga wajib mengikuti ketentuan pendayagunaan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.
Untuk dokter PNS, penempatan diarahkan kembali ke daerah tugas asal. Sementara bagi dokter non-PNS, penempatan dilakukan pada daerah prioritas atau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar sesuai kebutuhan serta ketentuan Kementerian Kesehatan.
Dengan demikian, calon peserta perlu memahami ketentuan pendayagunaan sebelum memilih program.
Persiapkan Seleksi LPDP Sejak Sekarang
Pendaftaran masih berlangsung hingga 12 Oktober 2026, tetapi tahap seleksi berikutnya akan berjalan cukup panjang.
Seleksi administrasi dijadwalkan pada 13–20 Oktober 2026, sedangkan seleksi substansi berlangsung 30 November–11 Desember 2026.
Artinya, peserta yang mendaftar sekarang masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi berikutnya.
Persiapan sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan melengkapi dokumen.
Peserta juga perlu memahami pola seleksi, melatih kemampuan akademik, serta mempersiapkan diri menghadapi proses wawancara.
Kelas Skolastik LPDP dan Wawancara Substansi di Kelas Bahasa
Bagi dokter yang sedang mempersiapkan Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU, Kelas Bahasa juga menyediakan program persiapan LPDP yang dapat digunakan untuk menghadapi tahapan seleksi.
Salah satunya adalah kelas skolastik LPDP.
Materi latihan dapat membantu peserta membiasakan diri mengerjakan soal-soal kemampuan akademik dan penalaran dengan batas waktu. Latihan secara berkala juga dapat digunakan untuk mengetahui bagian yang masih perlu diperbaiki sebelum menghadapi seleksi.
Selain persiapan skolastik, ada pula kelas Wawancara Substansi LPDP.
Wawancara menjadi tahap penting dalam proses seleksi karena peserta perlu mampu menjelaskan profil diri, pengalaman profesional, rencana pendidikan, tujuan studi, kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan, serta alasan memilih bidang yang dituju.
Latihan wawancara membantu peserta menyusun jawaban secara lebih terarah sekaligus membiasakan diri menyampaikan gagasan dengan jelas dan konsisten.
Bagi peserta yang sedang mengejar pendaftaran LPDP Dokter Spesialis RSPPU Tahap 2 Tahun 2026, persiapan dapat dimulai sekarang sambil menyelesaikan proses administrasi.
Jangan hanya mengejar kelengkapan berkas. Persiapkan juga kemampuan skolastik dan wawancara substansi agar lebih siap menghadapi tahapan seleksi LPDP.
FAQ Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU
Kapan pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2026 ditutup?
Pendaftaran Tahap 2 Tahun 2026 dibuka sampai 12 Oktober 2026.
Berapa kuota Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2026?
LPDP menyediakan 107 kuota pada 31 kombinasi program studi dan rumah sakit untuk Tahap 2 Tahun 2026.
Siapa yang dapat mendaftar?
Program ini ditujukan bagi WNI yang berprofesi sebagai dokter serta memiliki STR dan SIP aktif, dengan tetap memenuhi persyaratan PPDS RSPPU dari Kementerian Kesehatan.
Apakah pendaftaran hanya dilakukan melalui website LPDP?
Tidak. Peserta harus mengikuti proses pendaftaran pada SATUSEHAT SDMK Kementerian Kesehatan dan aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP sesuai kategori pendaftar.
Berapa pilihan RSPPU yang dapat dipilih?
Peserta dapat memilih paling banyak dua pilihan RSPPU tujuan dan program studi tujuan sesuai ketentuan program.
Kapan seleksi substansi LPDP Dokter Spesialis RSPPU?
Seleksi substansi dijadwalkan berlangsung pada 30 November–11 Desember 2026.
Kapan perkuliahan dimulai?
Perkuliahan penerima Beasiswa LPDP DS RSPPU Tahap 2 Tahun 2026 dijadwalkan mulai Februari 2027.
Apakah penerima beasiswa wajib kembali setelah menyelesaikan pendidikan?
Penerima beasiswa wajib mengikuti ketentuan pendayagunaan yang ditetapkan LPDP dan Kementerian Kesehatan. Ketentuan penempatan berbeda berdasarkan status dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Kesimpulan
Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU Tahap 2 Tahun 2026 masih membuka pendaftaran hingga 12 Oktober 2026.
Pada tahap ini tersedia 107 kuota pada 31 kombinasi program studi dan rumah sakit, mencakup berbagai bidang spesialis bedah maupun nonbedah. Proses pendaftaran melibatkan LPDP dan Kementerian Kesehatan, sehingga peserta perlu memenuhi persyaratan kedua institusi.
Setelah pendaftaran selesai, peserta akan menghadapi seleksi administrasi dan seleksi substansi. Seleksi substansi dijadwalkan pada 30 November–11 Desember 2026, sehingga masih terdapat waktu untuk melakukan persiapan.
Bagi calon peserta, persiapan dapat dilakukan tidak hanya dari sisi dokumen, tetapi juga dengan latihan skolastik LPDP dan wawancara substansi.
Kelas Bahasa hadir untuk membantu calon peserta LPDP mempersiapkan kedua bagian tersebut melalui kelas latihan skolastik dan persiapan wawancara substansi.
Jika Anda sudah memenuhi persyaratan, jangan menunggu mendekati batas akhir pendaftaran. Siapkan dokumen, pahami tahapan seleksi, dan mulai latihan dari sekarang bersama Kelas Bahasa.


