Pendaftaran PPDS Sp-1 Unhas: Syarat, Tes TPA, Bahasa Indonesia, dan EPT

Pendaftaran PPDS Sp-1 Unhas menjadi salah satu informasi yang banyak dicari dokter yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang dokter spesialis. Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Kedokteran membuka penerimaan calon peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Sp-1 melalui mekanisme yang ditetapkan oleh universitas dan masing-masing program studi.

Selain menyiapkan dokumen administrasi dan persyaratan akademik, calon peserta juga perlu mempersiapkan diri menghadapi sejumlah tahapan seleksi. Dalam prosedur penerimaan PPDS Unhas, tahapan seleksi dapat mencakup Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Indonesia, English Proficiency Test (EPT), tes akademik program studi, serta wawancara, dengan bentuk pelaksanaan yang dapat berbeda sesuai tahapan dan program studi.

Bagi calon peserta yang sedang mempersiapkan pendaftaran, memahami alur seleksi sejak awal penting dilakukan agar persiapan tidak hanya berfokus pada dokumen.

Apa Itu PPDS Sp-1 Unhas?

Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Sp-1 merupakan pendidikan lanjutan bagi dokter untuk memperoleh kompetensi sebagai dokter spesialis pada bidang yang dipilih.

Di Universitas Hasanuddin, penerimaan PPDS dilaksanakan melalui mekanisme penerimaan mahasiswa baru yang dikelola universitas bersama Fakultas Kedokteran dan program studi terkait.

Persyaratan tidak selalu sama untuk seluruh program studi. Selain persyaratan umum dari universitas, setiap program studi dapat menetapkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi calon peserta.

Contohnya, laman resmi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Unhas yang diperbarui pada September 2026 mencantumkan persyaratan umum berupa usia maksimal 35 tahun, IPK minimal 2,75, serta lama pendidikan maksimal 10 tahun. Program studi tersebut juga memiliki persyaratan khusus dan dokumen pendukung tersendiri.

Karena itu, calon peserta perlu membaca persyaratan program studi yang dituju, bukan hanya mengandalkan persyaratan umum PPDS.

Pendaftaran PPDS Unhas Dilakukan melalui Portal PMB

Proses pendaftaran calon mahasiswa baru Unhas dilakukan melalui portal penerimaan mahasiswa baru.

Pada prosedur PPDS Unhas, calon peserta diarahkan untuk melakukan pendaftaran melalui portal regpmb.unhas.ac.id, kemudian memilih jalur penerimaan PPDS yang sedang dibuka.

Secara umum, prosesnya meliputi pembuatan akun atau pendaftaran awal, pembayaran biaya pendaftaran, pengisian data, pemilihan program studi, pengunggahan dokumen, hingga pencetakan formulir dan kartu ujian setelah proses verifikasi.

Portal mahasiswa Unhas juga menyediakan layanan terkait pendaftaran TPA dan EPT serta akses skor hasil tes bagi mahasiswa.

Perhatikan jadwal setiap periode

Jadwal pendaftaran PPDS tidak boleh disamakan dengan periode sebelumnya.

Unhas memiliki kalender penerimaan yang dapat berubah berdasarkan tahun akademik dan periode penerimaan. Karena itu, calon peserta sebaiknya mengecek pengumuman terbaru pada portal PMB Unhas dan informasi Fakultas Kedokteran sebelum melakukan pembayaran.

Syarat Pendaftaran PPDS Sp-1 Unhas

Persyaratan PPDS dapat berbeda antara satu program studi dengan program studi lainnya.

Dalam standar penerimaan PPDS Unhas, terdapat persyaratan umum yang berkaitan dengan latar belakang pendidikan dokter, IPK, masa pendidikan, usia, serta ketentuan khusus sesuai program studi.

Dokumen yang biasanya perlu dipersiapkan antara lain:

  • ijazah pendidikan akademik dan profesi
  • transkrip nilai
  • bukti kelulusan uji kompetensi
  • Surat Tanda Registrasi atau STR
  • surat keterangan selesai internship jika dipersyaratkan
  • daftar riwayat hidup
  • dokumen kepegawaian bagi dokter yang bekerja sebagai PNS
  • surat keterangan aktif bekerja bagi peserta yang sedang bekerja
  • sertifikat akreditasi institusi pendidikan
  • surat rekomendasi sesuai ketentuan program studi
  • pas foto
  • surat pernyataan tidak sedang mengikuti pendidikan formal lain
  • surat izin melanjutkan pendidikan dari suami/istri/orangtua apabila dipersyaratkan.

Dokumen yang diminta dapat berbeda berdasarkan program studi dan jalur penerimaan. Karena itu, daftar persyaratan pada pengumuman program studi tujuan harus menjadi acuan utama.

IPK dan Lama Pendidikan Menjadi Salah Satu Persyaratan

Persyaratan akademik merupakan bagian penting dalam seleksi PPDS.

Dalam SOP penerimaan PPDS Unhas yang tersedia di laman resmi universitas, persyaratan umum PPDS antara lain berkaitan dengan IPK profesi dan masa pendidikan sebelumnya. Sementara itu, program studi dapat menetapkan ketentuan tambahan mengenai usia dan persyaratan khusus.

Sebagai contoh, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Unhas mencantumkan IPK minimal 2,75 dan usia maksimal 35 tahun untuk program tersebut.

Artinya, calon peserta sebaiknya tidak menggunakan satu angka sebagai patokan untuk seluruh PPDS. Syarat setiap program studi perlu diperiksa secara terpisah.

Tahapan Seleksi PPDS Unhas

Seleksi PPDS tidak hanya mengandalkan pemeriksaan administrasi.

Dalam prosedur penerimaan PPDS Unhas, peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dapat melanjutkan ke sejumlah tes seleksi.

Tahapan tersebut dapat mencakup:

  1. seleksi administrasi
  2. pemeriksaan kesehatan
  3. tes MMPI atau psikologi sesuai ketentuan
  4. Tes Potensi Akademik atau TPA
  5. Tes Bahasa Indonesia
  6. English Proficiency Test atau EPT
  7. tes akademik sesuai program studi
  8. wawancara.

Tidak semua tahapan memiliki bentuk pelaksanaan yang sama. Beberapa tes dapat dilakukan secara online, sedangkan tes lain dilaksanakan secara offline sesuai ketentuan panitia atau program studi.

Dokumen panduan PPDS Unhas juga mencantumkan Tes Bahasa Indonesia yang dilaksanakan secara online oleh unit terkait di Unhas dan EPT yang dilaksanakan oleh UPT Bahasa Unhas.

TPA PPDS Unhas

Tes Potensi Akademik atau TPA menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan calon peserta.

TPA digunakan untuk mengukur kemampuan penalaran dan potensi akademik peserta. Dalam persiapan, calon peserta dapat berlatih menghadapi berbagai bentuk soal verbal, numerik, logika, dan penalaran.

Karena waktu pengerjaan biasanya terbatas, latihan sebaiknya tidak hanya berorientasi pada kemampuan menemukan jawaban. Peserta juga perlu membangun kecepatan dan ketelitian.

Portal mahasiswa Unhas sendiri menyediakan menu terkait pendaftaran TPA dan skor TPA.

Materi TPA yang perlu dipersiapkan

Beberapa kemampuan yang dapat dilatih antara lain:

  • sinonim dan antonim
  • hubungan kata
  • analogi verbal
  • pemahaman bacaan
  • deret angka
  • aritmetika dasar
  • perbandingan
  • logika
  • penalaran analitis
  • pemecahan masalah.

Latihan dengan batas waktu juga penting karena peserta harus terbiasa mengambil keputusan dengan cepat tanpa mengorbankan ketelitian.

Tes Bahasa Indonesia PPDS Unhas

Selain TPA, calon peserta PPDS juga perlu memperhatikan Tes Bahasa Indonesia.

Dalam prosedur penerimaan PPDS Unhas, Tes Bahasa Indonesia termasuk salah satu tes yang harus dilalui peserta setelah memenuhi tahapan seleksi berkas. Tes ini dilaksanakan secara online oleh unit terkait di lingkungan Universitas Hasanuddin.

Kemampuan berbahasa Indonesia yang baik diperlukan dalam lingkungan pendidikan dokter spesialis karena peserta akan berhadapan dengan materi akademik, laporan, komunikasi profesional, serta berbagai bentuk teks ilmiah.

Persiapan dapat dilakukan dengan memperbanyak latihan pemahaman bacaan, kosakata, struktur kalimat, penggunaan kata baku, ejaan, serta kemampuan memahami informasi tertulis.

EPT TOEFL Unhas untuk Seleksi PPDS

English Proficiency Test atau EPT Unhas juga menjadi salah satu bagian penting dalam prosedur seleksi PPDS.

EPT dilaksanakan oleh UPT Layanan Bahasa Universitas Hasanuddin. Informasi resmi UPT Layanan Bahasa Unhas menunjukkan bahwa tes EPT memiliki jadwal pelaksanaan secara berkala sepanjang 2026. Hasil skor EPT dapat dilihat melalui portal mahasiswa Unhas setelah lima hari kerja dari tanggal tes.

Calon peserta yang membutuhkan hasil EPT untuk kepentingan akademik sebaiknya memperhatikan jadwal tes dan ketentuan yang berlaku.

Materi EPT yang perlu dipelajari

Persiapan EPT dapat diarahkan pada kemampuan bahasa Inggris akademik, terutama:

  • grammar dan structure
  • vocabulary
  • reading comprehension
  • pemahaman teks akademik
  • penggunaan kosakata dalam konteks
  • kemampuan memahami informasi dalam bahasa Inggris.

Latihan secara bertahap akan membantu peserta mengenali pola soal sekaligus meningkatkan kecepatan membaca dan memahami teks.

Jangan Menunggu Pendaftaran Dibuka untuk Mulai Belajar

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam persiapan seleksi adalah baru mulai belajar ketika jadwal ujian sudah dekat.

Padahal, calon peserta PPDS harus mempersiapkan beberapa komponen sekaligus. Dokumen administrasi, tes potensi akademik, Bahasa Indonesia, EPT, tes akademik program studi, hingga wawancara membutuhkan persiapan yang berbeda.

Karena itu, persiapan dapat dilakukan sejak jauh hari.

Buat jadwal belajar yang realistis. Misalnya, beberapa hari digunakan untuk TPA, beberapa hari untuk Bahasa Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan latihan EPT. Setelah terbiasa, latihan dapat dilakukan dalam bentuk simulasi agar kemampuan mengerjakan soal dengan batas waktu semakin baik.

Kursus TPA, Bahasa Indonesia, dan EPT Unhas di Kelas Bahasa

Bagi dokter yang sedang mempersiapkan PPDS Sp-1 Unhas, persiapan dapat dilakukan dengan latihan yang lebih terarah.

Kelas Bahasa menyediakan program dan materi latihan yang dapat membantu peserta mempersiapkan TPA, Tes Bahasa Indonesia, serta EPT TOEFL Unhas. Latihan dapat digunakan untuk mengenali pola soal, memperkuat kemampuan dasar, dan membiasakan diri mengerjakan soal dengan batas waktu.

Khusus peserta yang mengejar skor EPT, latihan bahasa Inggris dapat difokuskan pada grammar, vocabulary, dan reading comprehension. Sementara itu, persiapan TPA dapat diarahkan pada kemampuan verbal, numerik, dan penalaran.

Jika ingin belajar secara mandiri, peserta juga dapat memanfaatkan paket soal dan Try Out untuk mengukur kemampuan sebelum mengikuti tes sebenarnya.

👉 Mulai persiapan PPDS Unhas dari sekarang. Latih TPA, Bahasa Indonesia, dan EPT secara bertahap agar lebih siap ketika jadwal seleksi tiba.

FAQ Pendaftaran PPDS Sp-1 Unhas

Apa itu PPDS Sp-1 Unhas?

PPDS Sp-1 Unhas adalah Program Pendidikan Dokter Spesialis jenjang Sp-1 yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Kedokteran dan program studi terkait.

Di mana pendaftaran PPDS Unhas dilakukan?

Pendaftaran calon mahasiswa dilakukan melalui portal PMB Universitas Hasanuddin di regpmb.unhas.ac.id, mengikuti jalur dan periode penerimaan yang sedang dibuka.

Apakah TPA termasuk seleksi PPDS Unhas?

Ya. Prosedur penerimaan PPDS Unhas mencantumkan TPA sebagai salah satu bagian dari tahapan seleksi.

Apakah ada Tes Bahasa Indonesia untuk PPDS Unhas?

Ada. Panduan prosedur PPDS Unhas mencantumkan Tes Bahasa Indonesia sebagai salah satu tes seleksi.

Apakah EPT TOEFL Unhas termasuk seleksi PPDS?

EPT atau English Proficiency Test tercantum dalam prosedur penerimaan PPDS Unhas dan dilaksanakan oleh UPT Layanan Bahasa Universitas Hasanuddin.

Berapa nilai EPT yang harus diperoleh untuk PPDS Unhas?

Nilai minimal EPT tidak sebaiknya disamaratakan untuk seluruh program studi. Calon peserta perlu melihat ketentuan program studi dan periode penerimaan yang dituju karena persyaratan dapat berbeda.

Apakah syarat semua PPDS di Unhas sama?

Tidak selalu. Selain persyaratan umum, masing-masing program studi dapat menetapkan batas usia, IPK, pengalaman, sertifikat, atau persyaratan khusus lainnya. Contohnya, Ilmu Penyakit Dalam memiliki persyaratan khusus yang berbeda dari program studi lain.

Apakah pendaftaran PPDS Unhas selalu dibuka setiap tahun?

Penerimaan mengikuti kalender dan kebijakan penerimaan mahasiswa baru Unhas. Karena itu, calon peserta perlu memantau portal PMB serta pengumuman resmi Fakultas Kedokteran Unhas.

Kesimpulan

Pendaftaran PPDS Sp-1 Unhas membutuhkan persiapan yang cukup panjang karena proses seleksi tidak hanya berkaitan dengan administrasi. Calon peserta juga perlu memperhatikan pemeriksaan kesehatan, tes psikologi atau MMPI sesuai ketentuan, TPA, Tes Bahasa Indonesia, EPT, tes akademik program studi, dan wawancara.

Persyaratan akademik maupun persyaratan khusus dapat berbeda antara program studi. Karena itu, calon peserta harus memeriksa ketentuan program studi yang dituju sebelum melakukan pendaftaran.

Untuk persiapan tes, jangan hanya berfokus pada satu materi. TPA, Bahasa Indonesia, dan EPT TOEFL Unhas sebaiknya dilatih secara bertahap dengan soal dan simulasi yang mendekati pola ujian.

Bagi Anda yang sedang membidik PPDS Unhas, persiapan lebih awal akan memberi ruang lebih banyak untuk memperbaiki skor dan menemukan bagian yang masih lemah.

Mulai latihan TPA, Tes Bahasa Indonesia, dan EPT Unhas bersama Kelas Bahasa dan persiapkan diri sebelum hari ujian tiba.

Sumber

Direktorat Akademik dan Kemahasiswaan Unhas – PPDS (Sp1)