
Tes Kemampuan Akademik atau TKA SMP merupakan asesmen yang dirancang untuk mengukur capaian kemampuan akademik siswa kelas IX SMP/MTs/sederajat secara lebih terstandar. TKA menjadi salah satu bentuk asesmen yang dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan siswa pada akhir jenjang pendidikan dasar.
Untuk jenjang SMP, TKA berfokus pada dua kemampuan utama, yaitu Matematika dan Numerasi serta Bahasa Indonesia dan Literasi. Tidak terdapat mata pelajaran pilihan seperti pada jenjang SMA. Masing-masing mata ujian terdiri dari 30 soal dengan waktu pengerjaan 75 menit.
Pelaksanaan TKA SMP 2026 juga menjadi pengalaman penting bagi siswa karena tes dilaksanakan berbasis komputer dan soal tidak hanya menguji hafalan. Kemampuan memahami informasi, bernalar, menerapkan konsep, serta menyelesaikan masalah menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan.
Apa Itu TKA SMP?
TKA SMP adalah Tes Kemampuan Akademik untuk siswa kelas IX SMP/MTs/sederajat. Asesmen ini bertujuan memberikan informasi mengenai capaian akademik siswa melalui instrumen yang terstandar.
TKA bukan ujian yang menentukan kelulusan siswa dari sekolah. Fokusnya adalah memberikan informasi mengenai kemampuan akademik individual siswa. Hasil tersebut dapat membantu siswa, orang tua, dan sekolah memahami capaian belajar secara lebih terukur.
Karena itu, TKA sebaiknya tidak dipandang sebagai ujian yang harus ditakuti. Justru, asesmen ini dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengetahui kemampuan dirinya sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau sederajat.
Apakah TKA SMP Wajib?
TKA bukan penentu kelulusan siswa. Dengan demikian, siswa tidak perlu menganggap TKA sebagai ujian yang menentukan apakah dirinya lulus SMP atau tidak.
Namun, mengikuti TKA tetap dapat memberikan manfaat karena siswa memperoleh hasil asesmen akademik yang terstandar. Hasil tersebut dapat menjadi salah satu informasi mengenai kemampuan siswa dan dapat digunakan sesuai kebijakan pendidikan yang berlaku.
Bagi siswa kelas IX, TKA juga menjadi pengalaman untuk menghadapi asesmen dengan sistem yang lebih terstruktur dan berbasis komputer.
Kapan Ujian TKA SMP 2026?
Pelaksanaan TKA SMP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026. Sebelum pelaksanaan utama, siswa mengikuti beberapa tahapan persiapan, mulai dari pendaftaran, simulasi, hingga gladi bersih.
Berikut jadwal penting TKA SMP 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 19 Januari–28 Februari 2026 |
| Simulasi | 23 Februari–1 Maret 2026 |
| Gladi bersih | 9–17 Maret 2026 |
| Pelaksanaan utama | 6–16 April 2026 |
| Pelaksanaan susulan | 11–17 Mei 2026 |
| Pengolahan hasil | 18–23 Mei 2026 |
| Pengumuman hasil | 24–26 Mei 2026 |
Pelaksanaan utama berlangsung dalam beberapa gelombang. Setiap peserta mengikuti tes selama dua hari.
Apa Saja yang Diujikan dalam TKA SMP?
TKA SMP hanya terdiri atas dua mata ujian utama, yaitu:
- Matematika dan Numerasi
- Bahasa Indonesia dan Literasi
Tidak ada mata pelajaran pilihan untuk jenjang SMP.
Pembagian tersebut membuat persiapan siswa relatif lebih fokus. Namun, cakupan kemampuan yang diukur cukup luas karena soal tidak hanya menguji kemampuan menghafal materi.
Pada Matematika, siswa harus mampu menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan masalah. Sementara pada Bahasa Indonesia, siswa harus mampu memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari berbagai bacaan.
Berapa Jumlah Soal TKA SMP 2026?
Setiap mata ujian terdiri dari 30 soal dengan waktu pengerjaan 75 menit. Dengan demikian, siswa mengerjakan total 60 soal untuk dua mata ujian utama.
Strukturnya adalah:
| Mata Ujian | Jumlah Soal | Waktu |
|---|---|---|
| Matematika dan Numerasi | 30 soal | 75 menit |
| Bahasa Indonesia dan Literasi | 30 soal | 75 menit |
| Total | 60 soal | 150 menit |
Selain sesi tes, pelaksanaan juga mencakup latihan dan survei dalam rangkaian asesmen. Pada hari pertama terdapat latihan, tes Matematika dan Numerasi, serta survei karakter. Hari kedua terdiri atas latihan, tes Bahasa Indonesia dan Literasi, serta survei lingkungan belajar.
Materi TKA SMP Matematika dan Numerasi
Matematika dalam TKA SMP tidak hanya menguji kemampuan menghitung. Siswa juga harus mampu memahami konsep dan menerapkannya dalam berbagai situasi.
Materi utama yang perlu dipersiapkan mencakup:
- Bilangan
- Aljabar
- Geometri dan pengukuran
- Data dan peluang
Pada bagian bilangan, siswa perlu memahami operasi bilangan, pecahan, perbandingan, rasio, proporsi, serta konsep lain yang berkaitan dengan bilangan.
Aljabar dapat mencakup bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan, relasi dan fungsi, serta pola atau barisan.
Untuk geometri, siswa perlu memahami bangun datar, bangun ruang, pengukuran, dan konsep geometri lainnya.
Sementara pada data dan peluang, siswa perlu mampu membaca tabel, grafik, diagram, memahami ukuran data, serta menyelesaikan persoalan peluang.
Yang perlu diperhatikan adalah soal Matematika dapat berbentuk soal cerita dan masalah kontekstual. Dalam pelaksanaan 2026, sejumlah siswa bahkan menyampaikan bahwa soal Matematika membutuhkan waktu cukup banyak karena adanya bacaan dan penalaran sebelum perhitungan.
Materi TKA SMP Bahasa Indonesia dan Literasi
Bahasa Indonesia dalam TKA SMP berfokus pada kemampuan membaca dan memahami informasi.
Siswa perlu mampu menemukan informasi tersurat maupun tersirat, memahami gagasan utama, menghubungkan berbagai informasi, menarik kesimpulan, dan mengevaluasi isi bacaan.
Beberapa kemampuan yang perlu dilatih antara lain:
- Menentukan ide pokok
- Menemukan informasi penting
- Memahami informasi tersirat
- Menentukan simpulan
- Memahami hubungan antargagasan
- Menentukan makna kata berdasarkan konteks
- Menganalisis tujuan penulis
- Membandingkan informasi
- Mengevaluasi isi teks
Karena itu, siswa sebaiknya tidak hanya menghafalkan materi Bahasa Indonesia. Kebiasaan membaca justru menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan.
Seperti Apa Bentuk Soal TKA SMP?
Soal dirancang untuk mengukur kemampuan akademik dan penalaran siswa, bukan sekadar menguji hafalan.
Pada Matematika, misalnya, siswa dapat menemukan soal yang menggunakan cerita, tabel, data, atau situasi kehidupan sehari-hari. Pada Bahasa Indonesia, siswa harus membaca stimulus terlebih dahulu sebelum menentukan jawaban.
Pengalaman pelaksanaan TKA SMP 2026 menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan bernalar sangat penting. Beberapa siswa mengaku soal Matematika membutuhkan waktu lebih panjang karena harus memahami bacaan sebelum melakukan perhitungan.
Jadi, latihan soal sebaiknya tidak hanya mengejar jumlah. Siswa juga perlu memahami mengapa jawaban tersebut benar.
Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia
Soal:
Bacalah teks berikut!
Penggunaan transportasi umum dapat membantu mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya. Semakin banyak masyarakat menggunakan transportasi umum, semakin sedikit kendaraan yang beroperasi secara bersamaan. Selain mengurangi kemacetan, penggunaan transportasi umum juga dapat membantu mengurangi emisi kendaraan.
Simpulan yang paling tepat berdasarkan teks tersebut adalah …
A. Transportasi umum hanya diperlukan ketika terjadi kemacetan
B. Semua masyarakat harus menggunakan transportasi umum
C. Penggunaan transportasi umum dapat memberikan manfaat bagi lalu lintas dan lingkungan
D. Kendaraan pribadi tidak boleh digunakan oleh masyarakat
Jawaban: C
Pembahasan:
Teks menjelaskan dua manfaat utama transportasi umum, yaitu membantu mengurangi kemacetan dan mengurangi emisi kendaraan. Oleh karena itu, simpulan yang paling tepat adalah C.
Contoh Soal TKA SMP Matematika
Soal:
Sebuah resep membutuhkan cairan A dan B dengan perbandingan 3 : 5. Jika jumlah cairan B yang digunakan adalah 2,5 liter, berapa liter cairan A yang dibutuhkan?
A. 1 liter
B. 1,5 liter
C. 2 liter
D. 2,5 liter
Jawaban: B. 1,5 liter
Pembahasan:
Perbandingan A : B = 3 : 5.
Jika B = 2,5 liter, maka:
3/5 × 2,5 = 1,5 liter
Jadi, cairan A yang dibutuhkan adalah 1,5 liter.
Contoh Soal TKA SMP Matematika tentang Data
Soal:
Perhatikan data jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan berikut:
| Hari | Jumlah Buku |
|---|---|
| Senin | 20 |
| Selasa | 25 |
| Rabu | 35 |
| Kamis | 30 |
Pada hari apa jumlah buku yang dipinjam paling banyak?
A. Senin
B. Selasa
C. Rabu
D. Kamis
Jawaban: C. Rabu
Pembahasan:
Jumlah buku tertinggi adalah 35 buku, yaitu pada hari Rabu. Soal seperti ini menguji kemampuan siswa membaca dan memahami data.
Apakah Soal TKA SMP Sulit?
Tingkat kesulitan soal tentu berbeda pada setiap peserta. Namun, TKA tidak hanya mengandalkan hafalan.
Kemampuan bernalar dan memahami informasi menjadi sangat penting. Hal tersebut terlihat dari pengalaman siswa pada pelaksanaan TKA SMP 2026. Beberapa peserta mengungkapkan bahwa soal Matematika memiliki bacaan yang cukup panjang dan membutuhkan penalaran sehingga waktu pengerjaan menjadi tantangan tersendiri.
Karena itu, siswa yang terbiasa mengerjakan soal secara cepat tetapi tanpa memahami informasi dapat mengalami kesulitan.
Persiapan yang baik seharusnya melatih tiga hal sekaligus: pemahaman materi, kemampuan penalaran, dan manajemen waktu.
Tips Mengerjakan TKA SMP
Dengan 30 soal dan waktu 75 menit, siswa memiliki rata-rata sekitar 2,5 menit untuk setiap soal. Namun, bukan berarti setiap soal harus dikerjakan dalam waktu yang sama.
Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah:
1. Baca pertanyaan terlebih dahulu.
Pahami apa yang sebenarnya ditanyakan sebelum membaca seluruh stimulus secara mendalam.
2. Jangan terlalu lama pada satu soal.
Jika menemukan soal yang membutuhkan waktu panjang, lanjutkan ke soal berikutnya dan kembali lagi jika masih tersedia waktu.
3. Gunakan informasi dalam stimulus.
Jangan mengabaikan tabel, grafik, gambar, atau teks yang diberikan.
4. Periksa kembali perhitungan.
Kesalahan sederhana dalam operasi matematika dapat menyebabkan jawaban salah.
5. Latihan menggunakan timer.
Biasakan mengerjakan 30 soal dalam waktu 75 menit agar kemampuan mengatur waktu semakin baik.
Apa Manfaat Mengikuti TKA SMP?
Meskipun TKA bukan penentu kelulusan, mengikuti asesmen ini tetap memiliki beberapa manfaat.
Mengetahui Capaian Akademik
Hasil TKA dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik siswa pada mata pelajaran yang diujikan.
Mengetahui Kekuatan dan Kelemahan
Hasil asesmen dapat membantu siswa dan orang tua mengetahui bidang yang sudah dikuasai serta materi yang masih perlu diperkuat.
Mendapat Pengalaman Asesmen Terstandar
Siswa memperoleh pengalaman mengikuti asesmen dengan sistem dan standar pelaksanaan yang sama secara nasional.
Melatih Kemampuan Bernalar
Persiapan menghadapi soal berbasis stimulus dapat membantu siswa membangun kemampuan membaca informasi, menganalisis persoalan, dan mengambil keputusan.
Membiasakan Diri dengan Ujian Berbasis Komputer
Pelaksanaan TKA SMP menggunakan moda daring maupun semi daring sesuai kesiapan satuan pendidikan.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa ketika menghadapi asesmen berbasis komputer lainnya di masa mendatang.
Bagaimana Cara Mempersiapkan TKA SMP?
Persiapan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Jangan hanya belajar ketika ujian sudah dekat.
Untuk Bahasa Indonesia, biasakan membaca teks dengan berbagai tema. Setelah membaca, cobalah menjawab pertanyaan seperti: apa ide pokoknya, informasi apa yang paling penting, apa kesimpulannya, dan apa maksud penulis?
Untuk Matematika, jangan hanya menghafalkan rumus. Latih kemampuan memahami soal cerita, menentukan konsep yang sesuai, melakukan perhitungan, dan memeriksa kembali jawaban.
Selanjutnya, lakukan Try Out TKA SMP secara berkala. Try Out dapat membantu mengetahui kemampuan awal sekaligus mengukur perkembangan setelah melakukan latihan.
Kursus Persiapan TKA SMP
Bagi siswa yang membutuhkan pendampingan belajar yang lebih terarah, Kelas Bahasa menyediakan program persiapan TKA SMP untuk membantu peserta mempersiapkan dua mata ujian utama.
Program dapat difokuskan pada:
- Bahasa Indonesia dan Literasi
- Matematika dan Numerasi
Pembelajaran dapat dilengkapi dengan materi, latihan soal, pembahasan, strategi pengerjaan, evaluasi, dan Try Out.
Program ini dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin belajar secara lebih terstruktur maupun orang tua yang ingin memberikan pendampingan tambahan di luar pembelajaran sekolah.
Selain kursus, tersedia pula paket soal TKA SMP yang dapat digunakan untuk latihan mandiri. Dengan mengerjakan soal secara rutin, siswa dapat mengetahui materi yang masih lemah sekaligus membiasakan diri menghadapi soal berbasis teks, data, tabel, maupun permasalahan sehari-hari.
Kesimpulan
TKA SMP merupakan asesmen yang dirancang untuk memberikan gambaran mengenai capaian akademik siswa kelas IX SMP/MTs/sederajat. Pada jenjang ini, terdapat dua mata ujian utama, yaitu Matematika dan Numerasi serta Bahasa Indonesia dan Literasi.
Masing-masing mata ujian terdiri dari 30 soal dengan waktu 75 menit, sehingga terdapat total 60 soal untuk dua mata ujian utama.
Pelaksanaan utama TKA SMP 2026 berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan pelaksanaan susulan dijadwalkan pada 11–17 Mei 2026.
TKA bukan sekadar ujian hafalan. Siswa perlu memahami konsep, mampu membaca informasi, melakukan penalaran, serta mengatur waktu dengan baik. Karena itu, persiapan melalui latihan soal, Try Out, pembahasan, dan evaluasi kesalahan akan membantu siswa menghadapi asesmen dengan lebih percaya diri.
Bagi siswa yang membutuhkan persiapan lebih terarah, kursus dan paket soal TKA SMP dapat menjadi pilihan untuk membangun kemampuan literasi dan numerasi secara bertahap sebelum menghadapi asesmen.
