Sekolah kedinasan 2026 dipastikan segera memasuki tahap pendaftaran. Informasi ini menjadi kabar yang dinantikan lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus membuka peluang berkarier sebagai aparatur negara melalui jalur sekolah kedinasan.
Kepastian tersebut disampaikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui unggahan akun Instagram resminya pada Senin (20/7/2026). Dalam unggahan itu, BKN memberi sinyal pembukaan seleksi sekolah kedinasan tahun ini sekaligus mengumumkan sembilan kementerian dan lembaga yang menjadi penyelenggara seleksi.
“Wujudkan mimpi sobat BKN lewat seleksi sekolah kedinasan tahun ini? Coming soon,” tulis unggahan akun Instagram @bkngoidofficial, dikutip Selasa (21/7/2026).
Meski jadwal resmi pendaftaran dan jumlah formasi belum diumumkan, calon peserta sudah dapat mulai mempersiapkan berbagai persyaratan. Mulai dari melengkapi dokumen administrasi hingga memahami alur pendaftaran agar proses registrasi berjalan lancar saat seleksi resmi dibuka.
Seleksi sekolah kedinasan 2026 mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan. Regulasi tersebut mengatur seluruh tahapan seleksi, mulai dari pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing instansi, penentuan kelulusan akhir, hingga pengumuman hasil seleksi.
Sembilan Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026
Selain memastikan seleksi segera dibuka, BKN juga mengumumkan sembilan kementerian dan lembaga yang menjadi penyelenggara sekolah kedinasan tahun ini. Berikut daftar instansi yang membuka seleksi pada 2026:
- Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
- Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
- Kementerian Hukum (Kemenhum).
- Badan Pusat Statistik (BPS).
- Badan Intelijen Negara (BIN).
- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Hingga kini, BKN belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran maupun jumlah formasi yang tersedia di masing-masing instansi. Karena itu, masyarakat yang berminat disarankan mulai melengkapi seluruh persyaratan agar tidak terburu-buru ketika tahapan seleksi resmi dimulai.
Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan, proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:
- Pengumuman seleksi.
- Pendaftaran.
- Seleksi administrasi.
- Seleksi kompetensi dasar (SKD).
- Seleksi lanjutan sesuai ketentuan instansi.
- Penentuan kelulusan akhir.
- Pengumuman hasil seleksi.
Materi SKD
Pada tahap SKD, peserta akan mengikuti ujian menggunakan sistem computer assisted test (CAT) BKN yang terdiri atas tiga jenis tes, yaitu:
- Tes wawasan kebangsaan (TWK).
- Tes intelegensia umum (TIU).
- Tes karakteristik pribadi (TKP).
Nilai SKD menjadi salah satu syarat untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya yang ditetapkan oleh masing-masing sekolah kedinasan.
Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026
Walaupun jadwal resmi pendaftaran belum diumumkan, calon peserta dapat mempelajari mekanisme pendaftaran berdasarkan Buku Petunjuk Pendaftaran Sistem Seleksi CPNS Nasional Sekolah Kedinasan Tahun 2025. Berikut alur pendaftarannya:
- Akses portal SSCASN Sekolah Kedinasan melalui https://dikdin.bkn.go.id/.
- Pilih menu sekolah kedinasan, kemudian buat akun dan cetak kartu informasi akun melalui https://daftar-dikdin.bkn.go.id/.
- Login menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan kata sandi yang telah didaftarkan.
- Lakukan swafoto.
- Pilih sekolah kedinasan dan jurusan yang tersedia.
- Isi formulir pendaftaran sesuai data yang diminta.
- Masukkan nilai sesuai ketentuan.
- Lengkapi biodata.
- Unggah seluruh dokumen persyaratan.
- Periksa kembali seluruh data pada halaman ringkasan.
- Klik tombol kirim. Data yang telah dikirim tidak dapat diubah.
- Tunggu hasil verifikasi administrasi.
Peserta yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi akan memperoleh kode billing untuk pembayaran tes seleksi. Ketentuan pembayaran mengikuti aturan dari instansi atau sekolah kedinasan yang dipilih. Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, peserta akan memperoleh kartu ujian yang digunakan pada tahapan seleksi berikutnya.
Sekolah kedinasan masih menjadi salah satu jalur pendidikan tinggi yang banyak diminati karena menawarkan pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan instansi pemerintah. Namun, proses seleksinya dikenal kompetitif sehingga peserta perlu melakukan persiapan sejak dini, baik dari sisi akademik, kesehatan, maupun kemampuan fisik.
